- Home
-
- Luar Negeri
-
- KTT ke-48 ASEAN Ditutup de...
KTT ke-48 ASEAN Ditutup dengan Seruan Persatuan di Tengah Ketidakpastian Global
Sabtu, 09 Mei 2026, 10:56 WIBCEBU â Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 dan Pertemuan Terkait berakhir pada Jumat (8/5) malam di Cebu, Filipina. Para pemimpin menekankan bahwa blok regional ini akan merespons kondisi geopolitik dan ekonomi global bukan dengan perpecahan, tetapi dengan koordinasi, diplomasi, dan tindakan kolektif.
Filipina menjadi tuan rumah KTT tersebut dalam format yang lebih sederhana setelah menyesuaikan kembali persiapan di tengah memburuknya konflik di Timur Tengah.
Di dalam aula pertemuan puncak Shangri-La Mactan dan Mactan Expo Center, diskusi dengan cepat beralih ke dampak berantai dari krisis Timur Tengah, mulai dari melonjaknya biaya bahan bakar dan kerawanan pangan hingga ancaman yang dihadapi pekerja migran dan jalur pelayaran global.
Pada sesi pleno hari Jumat, Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. mendesak para pemimpin ASEAN untuk memperkuat koordinasi energi regional, menjaga rantai pasokan pangan, dan melindungi warga negara ASEAN yang terjebak dalam krisis global.
âSolidaritas ASEAN harus diukur dari kemampuan kita untuk bertindak bersama-sama guna melindungi rakyat kita di mana pun mereka berada,â katanya, diwartakan Phillipine News Agency.
KTT tersebut kemudian mengadopsi Pernyataan Para Pemimpin ASEAN tentang Tanggapan terhadap Krisis Timur Tengah, sementara para pemimpin juga mendorong mekanisme keamanan energi yang lebih kuat, ketahanan pangan regional, dan kerja sama ekonomi yang lebih erat.
Marcos mengatakan para pemimpin ASEAN bersatu dalam menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur minyak global yang sangat penting.
Salah satu hasil utama KTT tersebut adalah diadopsinya Protokol Cebu yang mengubah Piagam ASEAN, amandemen pertama sejak tahun 2007, yang dipandang sebagai langkah besar menuju keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN setelah penantian selama 14 tahun.
Pembawa Perdamaian
Di luar deklarasi formal, salah satu momen penting KTT tersebut terjadi selama pertemuan trilateral yang dimediasi oleh Filipina antara Thailand dan Kamboja.
Untuk sesaat pada Kamis malam, kamera menangkap Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet berjabat tangan di samping Marcos setelah pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan ketegangan atas sengketa perbatasan mereka yang mematikan.
âPertemuan ini diatur oleh Filipina sebagai cara untuk memberikan jasa baiknya dalam kapasitas kami sebagai Ketua ASEAN untuk tahun 2026,â kata Marcos.
Para pemimpin sepakat untuk melanjutkan dialog dan memperpanjang kerja Tim Pengamat ASEAN yang memantau gencatan senjata.
Menjamin Ketahanan Pangan
Dalam pertemuan bilateral, Marcos dan Perdana Menteri Vietnam Lê Minh Hưng sepakat untuk membentuk "mekanisme perdagangan beras jangka panjang," yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan beras antara Filipina dan Vietnam di tengah kekhawatiran akan gangguan pangan global.
Pada KTT Khusus Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina - Kawasan Pertumbuhan ASEAN Timur (BIMP-EAGA), para pemimpin mengadopsi Visi BIMP-EAGA 2035 yang berfokus pada konektivitas, ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, dan pembangunan berkelanjutan.
âVisi ini bukan sekadar peta jalan untuk integrasi ekonomi, tetapi juga janji kepada rakyat kita bahwa pembangunan akan bermakna, berkelanjutan, dan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari mereka,â kata Marcos.
Pada Jumat malam, ketika para pemimpin berkumpul untuk makan malam gala yang menutup KTT tersebut, Marcos merenungkan bagaimana ASEAN sekali lagi diuji oleh peristiwa-peristiwa di luar kendali kawasan itu.
âKekuatan ASEAN tidak pernah bergantung pada ketiadaan kesulitan,â katanya. âKekuatan itu tumbuh dari kesediaan kita untuk menghadapi kesulitan.â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Detroit Pistons Tumbangkan Cleveland Cavaliers 122-119 Lewat “Overtime” Dramatis
-
Sekjen ASEAN sampaikan hasil KTT ke-48 ASEAN
-
Indonesia dan Mongolia Tingkatkan Nilai Perdagangan
-
Menteri PU Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026
-
Curi Perhatian, Presiden Prabowo Gunakan "Maung Indonesia 1" di KTT ke-48 ASEAN di Filipina
-
Netflix Batalkan Kesepakatan dengan Warner Bros, Membuka Jalan bagi Paramount
-
10 Kecamatan di Natuna Telah Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.