Menteri PU Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 28 Feb 2026, 15:32 WIBJAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) DKIâJawa Barat mempercepat penanganan lubang pada ruas Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan lubang jalan menjadi prioritas utama dan harus tuntas sebelum puncak arus mudik. Progres perbaikan terus dikebut oleh tim di lapangan dan saat ini telah menunjukkan penurunan jumlah lubang yang cukup signifikan.
"Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang)," ujar Menteri Dody saat meninjau ruas Pantura Kabupaten Indramayu pada Sabtu (28/2)
Menurut Menteri Dody, fokus jangka pendek saat ini adalah pada penanganan cepat melalui metode patching untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik. Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement (beton) pada titik-titik kritis..
"Untuk itu, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) dan penggunaan konstruksi beton (rigid pavement) di titik-titik kritis, terutama di segmen jalan sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah," ujar Menteri Dody.
Menteri Dody juga menyoroti pentingnya normalisasi muara sungai dan sistem drainase di sepanjang jalur Pantura Barat, termasuk di aliran Citarum, Ciliwung, dan Cisadane, guna mencegah genangan dan banjir rob yang dapat mempercepat kerusakan jalan.
"Perbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan," terang Menteri Dody.
"Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut. Kami siapkan pompa di titik rawan banjir dan membangun posko bersama antara tim jalan dan tim air agar kalau ada genangan, bisa segera kita buang," tegas Dody.Â
Menteri Dody memastikan seluruh jajaran di Kementerian PU akan bersiaga penuh selama periode mudik untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan fungsional. Selain itu, Menteri Dody juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing agar tidak menghambat aliran air.
"Tugas Kami (Kementerian PU), yaitu untuk memastikan jalan di Pantura Barat ini layak, aman, dan menyenangkan bagi masyarakat," tandas Menteri Dody.Â
- mudik lebaran
- Jalan Nasional
- Ramadan Idul Fitri (RAF)
- Kementerian PU
- pembangunan infrastruktur
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Gegara Judol, 2.000 Pegawai Kementerian PU Terancam Sanksi Disiplin
-
Selamatkan Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
-
Bandara Husein Sastranegara Bandung Layani 10 Penerbangan saat “Long Weekend” Lalu
-
19 Ruas Jalan di NTT Pasca Gempa Sudah Fungsional Lagi
-
Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi
-
KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.