• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Netflix dan Sony Sedang Si...

Netflix dan Sony Sedang Siapkan Sekuel Animasi ‘The Mitchells’

Kamis, 23 Okt 2025, 19:10 WIB

LOS ANGELES - Sony Pictures Animation resmi menggarap sekuel film animasi The Mitchells vs. the Machines. Film animasi ini sebelumnya dirilis pada tahun 2021 dan mendapat nominasi Oscar, dilansir dari Variety, Kamis (23/10).

Sekuel ini akan kembali diproduksi bekerja sama dengan Netflix, yang akan menjadi distributor resmi melalui perjanjian lisensi dengan Sony. Film baru berjudul The Mitchells vs. the Machines 2 ini akan disutradarai oleh Guillermo Martinez dan tayang pada 2026.

Ket. Foto: Mitchells vs. the Machines — Sumber: IMDb

Martinez sebelumnya menjabat sebagai kepala bagian cerita untuk film pertama. Ia akan bekerja bersama JP Sans, co-director The Bad Guys 2, menjadikan proyek ini sebagai debut penyutradaraan bagi Martinez.

Naskahnya ditulis oleh Wendy dan Lizzie Molyneux dan produksi film dijadwalkan dimulai pada awal tahun 2026. Film pertama awalnya direncanakan rilis pada tahun 2020 dengan judul Connected, namun ditunda akibat pandemi Covid-19.

Netflix kemudian membeli hak distribusinya dengan nilai lebih dari 100 juta dollar AS (Rp1,6 triliun). Film tersebut kemudian meraih kesuksesan besar secara global setelah tayang di platform tersebut.

Film pertamanya dikenal dengan gaya animasi unik seperti lukisan tangan. Film ini memenangkan delapan penghargaan Annie dan dinominasikan untuk Oscar kategori Film Animasi Terbaik.

Ceritanya mengikuti keluarga Mitchell dalam perjalanan mereka ke California untuk mengantar Katie Mitchell, sang putri sulung, ke sekolah film. Namun, perjalanan itu berubah menjadi petualangan penuh aksi ketika AI jahat bernama PAL memimpin pemberontakan robot terhadap umat manusia.

Dalam kisahnya, Katie digambarkan sebagai gadis kreatif yang ingin mengejar Impian. Sementara itu, Rick yang fobia pada teknologi, berusaha melindungi keluarganya.

Ibu mereka, Linda, dan adiknya, Aaron, juga berperan penting dalam menyelamatkan dunia dari ancaman teknologi. Sekuel ini kembali melibatkan Phil Lord dan Christopher Miller sebagai produser melalui perusahaan mereka, Lord Miller.

Mereka bekerja sama dengan Kurt Albrecht dari Sony Pictures Animation dalam proyek ini. Mike Rianda, yang menyutradarai film pertama, kini bertindak sebagai produser eksekutif bersama Aditya Sood dari Lord Miller.

Guillermo Martinez sebelumnya pernah terlibat dalam proyek Spider-Man: Across the Spider-Verse dan KPop Demon Hunters. Sementara itu, JP Sans dikenal lewat kontribusinya dalam film Puss in Boots: The Last Wish dan Trolls World Tour. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.