Campak Menggila di AS, Catat Rekor Kasus Baru

Kamis, 23 Okt 2025, 16:22 WIB

LOS ANGELES - Amerika Serikat (AS) mencatat 1.618 kasus campak dengan tiga kasus kematian sejauh tahun ini, jumlah tertinggi sejak 1992, menurut data resmi yang dirilis pada Rabu (22/10).

Dari jumlah tersebut, 1.595 kasus di antaranya dilaporkan oleh 42 yurisdiksi domestik dan 23 kasus terjadi di kalangan pengunjung internasional yang mengunjungi AS, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Jumlah tersebut merupakan infeksi terbanyak di AS sejak 1992, ketika CDC mencatat 2.126 kasus campak.

Dari kasus-kasus terkonfirmasi tahun ini, 198 kasus, atau 12 persen dari total kasus, memerlukan rawat inap, termasuk 95 anak berusia di bawah lima tahun. Tiga orang meninggal akibat campak.

Menurut CDC, 92 persen kasus campak di AS terjadi pada orang yang tidak divaksinasi atau yang status vaksinasinya tidak diketahui.

Para pakar kesehatan masyarakat mengatakan angka-angka tersebut mencerminkan lonjakan tajam kasus campak di AS dan menggarisbawahi pentingnya cakupan vaksinasi. Ant/Xinhua

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.