Wamendagri Bima Arya Dorong APBD Lebih Sehat, Surakarta Jadi Contoh Efisiensi
Selasa, 21 Okt 2025, 21:50 WIBJAKARTA â Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di seluruh kota Indonesia. Menurutnya, pengelolaan belanja yang tepat sasaran menjadi kunci untuk menciptakan APBD yang lebih sehat dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
âKarena sekarang ini kan kita ingin agar seluruh kota Indonesia itu APBD-nya itu sehat. Belanja yang tidak penting agar dihilangkan atau dikurangi,â ujar Bima kepada awak media usai rapat internal bersama Wali Kota Surakarta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025).
Bima menjelaskan, upaya mencapai APBD sehat membutuhkan pengelolaan belanja maksimal dan efektif. Pemerintah daerah harus memangkas kegiatan yang tidak produktif serta memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar anggaran bisa dimanfaatkan secara optimal.
âBelanjanya maksimal, tidak gagal lelang dan lain-lain. Kemudian juga melihat sektor-sektor mana yang bisa menyumbang bagi PAD,â jelasnya.

Selain efisiensi belanja, Bima menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan seluruh daerah harus mendukung dan mengawal program pemerintah pusat agar APBD daerah tetap sehat dan mendukung pembangunan nasional.
âSeluruh daerah ini harus mendukung program pusat, mengawal program pusat. Dan [pemerintah] pusat ini ingin APBD daerah ini lebih sehat,â tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bima memberi apresiasi kepada Pemkot Surakarta atas langkah-langkah yang sudah dilakukan. Kota Surakarta disebut berhasil mengevaluasi belanja tidak produktif, menata aset, dan merencanakan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk meningkatkan efisiensi aparatur.
âKemudian pengaturan kepegawaian, mungkin tadi Pak Wali menceritakan ada rencana untuk Work From Anywhere, itu juga bagus. Kemudian ada aset yang ingin ditata, yang ingin dikelola dengan lebih baik,â tambahnya.
Namun, Bima mengingatkan agar setiap kebijakan efisiensi dikaji secara matang agar tidak mengganggu pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya memastikan langkah penghematan tidak merugikan masyarakat yang menggunakan layanan pemerintah.
âSaya menyarankan Pak Wali untuk mengkaji secara detail efisiensinya berapa dan tidak memberikan dampak bagi pelayanan publik,â ungkapnya.
Lebih lanjut, Bima menekankan agar anggaran yang telah dialokasikan segera direalisasikan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah pusat melalui Kemendagri dan Kemenkeu mendorong kepala daerah untuk menggerakkan roda ekonomi secara cepat dan efisien.
âJadi jangan sampai kemudian uang yang dialokasikan untuk pemerintah daerah ini tidak bergerak, karena proses untuk kegiatannya lambat,â ujarnya.
Untuk memastikan serapan anggaran optimal, Kemendagri akan memperkuat koordinasi dengan kepala daerah, Bappeda, dan BPKAD. Langkah ini bertujuan agar setiap belanja daerah berjalan maksimal sesuai target.
âJadi baik Pak Mendagri maupun Pak Kementerian Keuangan mendorong agar belanja daerah itu maksimal,â ujar Bima.
Wamendagri juga memberi apresiasi khusus kepada Surakarta atas keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut pengelolaan ekosistem MBG kota itu menjadi contoh baik bagi daerah lain, karena selain menyehatkan juga mensejahterakan masyarakat.
âSaya apresiasi karena zero accident di sini. Bagus sekali. Pak Wali menyiapkan untuk membangun ekosistem di sini. Jadi supply chain-nya. MBG ini bukan saja menyehatkan tapi juga mensejahterakan,â pungkasnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
PLN Dorong Electrifying Lifestyle di Tengah Masyarakat
-
Kemenekraf Dorong Ekosistem Berkelanjutan Melalui Platform Jejakin
-
Ekonomi Kreatif Digenjot, Pemerintah Siapkan KUR Berbasis Kekayaan Intelektual
-
Calon Peserta Pelatihan Kerja Ikuti Tes Seleksi di PPKD Jakarta Timur
-
Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Tembus Rp19 Ribu per Liter
-
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Kembali Gelar Pertemuan
-
Ada Demo di 3 Lokasi Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 1.069 Personel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.