- Home
-
- Luar Negeri
-
- Usai Pekan Berdarah, Pakis...
Usai Pekan Berdarah, Pakistan dan Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata
Minggu, 19 Okt 2025, 22:39 WIBMOSKOW - Pakistan dan Afghanistan sepakat untuk melakukan gencatan senjata segera selama putaran pembicaraan di Doha, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Qatar pada Minggu.
âSelama negosiasi, kedua pihak sepakat untuk melakukan gencatan senjata segera dan membentuk mekanisme untuk memperkuat perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan antara kedua negara,â kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip RIA Novosti.
Disebutkan, Kabul dan Islamabad juga memutuskan untuk mengadakan pertemuan tambahan dalam beberapa hari mendatang guna memastikan keberlanjutan gencatan senjata dan memverifikasi pelaksanaannya.
Bentrokan antara Pakistan dan Afghanistan meletus pada 15 Oktober, yang meningkat di sepanjang Garis Durand, perbatasan kedua negara yang tidak diakui oleh Kabul.
Tentara Pakistan, kemudian menyerang posisi teroris di Afghanistan sebagai tanggapan atas serangan terhadap pos pemeriksaan.
Pada Rabu (15/10), Kementerian Luar Negeri Pakistan mengumumkan kesepakatan dengan Afghanistan mengenai gencatan senjata selama 48 jam ke depan akibat bentrokan perbatasan baru-baru ini antara kedua negara.
Pada Kamis (16/10) malam, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan Pakistan siap berunding dengan Afghanistan dan sedang menunggu tindakan dari Kabul.
Selanjutnya Reuters melaporkan pada Jumat malam bahwa Pakistan dan Afghanistan telah sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata hingga selesainya perundingan yang dijadwalkan di Doha. Ant/Sputnik - RIA Novosti
- taliban
- pakistan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Gubernur Luthfi Gandeng MUI Jadi Cooling System Tangkal Hoaks dan Jaga Kondusivitas Jateng
-
Memasuki Fase Puncak Musim Kemarau, Peluang Hujan Sangat Rendah di NTB pada Awal Juli
-
Bank Dunia dan IMF Ingatkan Dampak Serius Krisis Hormuz
-
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Bertanggung Jawab atas Babak Pertama yang Buruk di Laga Perpisahan Bersama Prancis
-
Menkes Sebut Penyakit Hati Kronis Intai 70 Juta Warga
-
Gelaran Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Wisata di Lumajang
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.