Kemenhut Ungkap Pemanasan Global Jadi Tantangan Dunia
Minggu, 19 Okt 2025, 21:55 WIBJAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebut salah satu tantangan dunia saat ini adalah pemanasan global akibat peningkatan gas rumah kaca. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan adalah merusak ekosistem, meningkatkan risiko bencana, dan mengancam ketahanan pangan.
âPemanasan global menjadi perhatian seluruh dunia karena memicu berbagai dampak serius. Mulai dari perubahan iklim, kerusakan ekosistem, hingga berkurangnya lahan pertanian produktif,â kata Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai(PEPDAS), Nurul Iftitah kepada wartawan usai menghadiri aksi penanaman 100 ribu pohon secara serentak di berbagai wilayah Indonesia yang bertajuk âHijaukan Indonesia, Lestarikan Bumiâ ini dimulai dengan acara kick off di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/10).
Menurut dia, pemerintah terus berupaya melakukan mitigasi melalui berbagai langkah konkret, seperti penanaman pohon hingga penggunaan teknologi ramah lingkungan. Nurul juga menyampaikan apresiasi terhadap ajakan jemaat Ahmadiyah yang berkomitmen menanam dua pohon setiap tahun.
âUpaya mitigasi ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua pemangku kepentingan harus ikut terlibat, termasuk masyarakat, komunitas agama, dan organisasi sosial,â ucap Nurul.
Nurul menilai langkah tersebut sejalan dengan program â25 Pohon Seumur Hidupâ yang dicanangkan Kementerian Kehutanan. Lebih lanjut, Nurul menyebut gerakan ini juga mendukung visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kelestarian lingkungan.
âKami sangat senang mendengar komitmen jemaat Ahmadiyah untuk menanam dua pohon setiap tahun. Ini selaras dengan program kami, 25 pohon seumur hidup lima saat SD, lima saat SMP, lima saat SMA, lima saat kuliah, dan lima saat menikah,â ucap dia.
Sementara, Amir Nasional Jemaah Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas lembaga. Khususnya untuk menjaga kelestarian alam Indonesia.
âAlhamdulillah dengan karunia Allah SWT, hari ini kami melaksanakan program penanaman 100 ribu pohon di seluruh Indonesia. Program ini merupakan kerja sama antara Jemaah Muslim Ahmadiyah Indonesia, ICRP, Yayasan ALAS, dan Kementerian Kehutanan,â kata Zaki Firdaus Syahid.
Zaki menjelaskan, kegiatan penanaman ini akan berlangsung hingga akhir Desember 2025 dan dilaksanakan di sekitar 400 lokasi di berbagai provinsi. Hingga saat ini, Zaki mencatat lebih dari 30 ribu bibit telah terkumpul dan siap ditanam di 100 titik.
âKami sangat berterima kasih kepada Kementerian Kehutanan yang telah menyediakan bibit-bibit pohon untuk kegiatan ini. Program besar ini juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jemaah Muslim Ahmadiyah Indonesia serta 20 tahun ICRP,â ucap Zaki. ils/I-1
- Penanaman Pohon
- pemanasan global
- Kemenhut
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pembicaraan AS-Iran di Swiss Ditunda, Kesepakatan Damai Terancam
-
Inflasi DIY Terkendali, APBN Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga
-
Suhu Bumi Cetak Rekor Terpanas 11 Tahun, PBB Serukan Aksi Global
-
TPA Antang Dibenahi, PU Makassar Pastikan Tanah Uruk yang Digunakan Legal.
-
Menyambut Idul Adha 1447 H, PTP Nonpetikemas Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 27 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah Operasional
-
Menteri PPPA Dorong Kaum Perempuan Jadi Agen Perubahan Digital
-
Penanaman pohon di kawasan Puncak Bogor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.