Pipa Air Bikin Macet, Warga Jakarta Selatan Siap-Siap Hadapi Rekayasa Lalu Lintas hingga Desember

Jumat, 17 Okt 2025, 14:00 WIB

JAKARTA – Warga Jakarta Selatan tampaknya harus bersabar menghadapi kemacetan tambahan di beberapa titik jalan utama. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas akibat proyek pemasangan pipa distribusi air bersih SPAM Pesanggrahan S08 yang berlangsung hingga 15 Desember 2025.

Pekerjaan besar ini berlokasi di Jalan R.C. Veteran Raya dan Jalan Bintaro Permai, dua ruas yang cukup padat pada jam sibuk. Proyek dilaksanakan oleh PT China Railway Construction Corporation (CRCC) yang memegang tanggung jawab penuh atas keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, pemasangan pipa dilakukan secara bertahap menggunakan metode horizontal directional drilling (HDD). Metode ini diterapkan di sejumlah titik mulai dari kawasan Bintaro Permai hingga kolong Tol Pondok Pinang–TMII untuk mengurangi dampak lalu lintas.

“Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kemacetan parah dan tetap menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Syafrin.

Tahap pertama proyek akan dimulai di sekitar Jalan Bintaro Permai, tepat di samping flyover Bintaro, mulai 18 Oktober hingga 15 Desember 2025. Pekerjaan pada titik ini mencakup tahap tes pit dan konstruksi utama untuk jaringan pipa bawah tanah.

Sementara di titik kedua, proyek berlangsung di Jalan Bintaro Permai setelah kolong Tol Pondok Pinang–TMII arah barat. Periode pekerjaan sama, yakni 18 Oktober hingga 15 Desember, dengan rekayasa lalu lintas dilakukan di area trotoar agar kendaraan tetap bisa melintas meski sebagian area kerja ditutup.

Titik ketiga terletak di persimpangan Jalan Bintaro Permai dan Jalan R.C. Veteran Raya yang dikenal padat kendaraan setiap sore. Pekerjaan dijadwalkan mulai 25 Oktober hingga 15 Desember 2025, dan Dishub mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati karena adanya pengurangan lebar lajur di area tersebut.

Adapun titik keempat berada di sisi kiri Jalan R.C. Veteran Raya, yang juga mengalami penyempitan karena pengerjaan HDD. Pelaksanaan di area ini akan dimulai pada 25 Oktober dan berlangsung hingga pertengahan Desember mendatang.

Untuk titik di bawah kolong Tol Pondok Pinang–TMII arah utara, petugas akan melakukan pengeboran horizontal guna menanam pipa tanpa harus menggali jalan sepenuhnya. Jadwal pengerjaan di lokasi ini juga berlangsung dari 18 Oktober sampai 15 Desember 2025.

Dishub DKI mencatat, beberapa titik lainnya seperti STA 0+900 hingga STA 0+000 masih menunggu pembaruan jadwal dan penyesuaian rencana teknis. Setiap perubahan akan diumumkan kembali sesuai kondisi dan perkembangan pekerjaan di lapangan.

“Pelaksanaan pekerjaan akan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan kepadatan kendaraan di area proyek,” tutur Syafrin Liputo.

Selama pekerjaan berlangsung, pengendara diimbau memperhatikan pengurangan badan jalan dan akses keluar masuk gedung di sekitar lokasi proyek. Dishub DKI meminta warga menyesuaikan rute perjalanan untuk menghindari kemacetan panjang di area yang terdampak.

Petugas akan menyesuaikan pagar pengaman proyek dengan kebutuhan mobilisasi alat berat. Dishub DKI juga menyiagakan personel di lapangan untuk mengatur arus kendaraan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja agar lalu lintas tetap terkendali.

Syafrin menegaskan pentingnya kerja sama dari masyarakat selama proyek berlangsung demi menjaga keselamatan bersama. “Kami mengimbau agar pengguna jalan mematuhi rambu, arahan petugas, dan mendahulukan keselamatan di jalan,” ujarnya.

Proyek SPAM Pesanggrahan S08 merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan air bersih di wilayah Jakarta Selatan. Sistem distribusi pipa baru ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan warga terhadap penggunaan air tanah yang berlebihan.

Selain memperbaiki infrastruktur air bersih, Pemprov DKI juga berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di area pekerjaan. Dishub DKI bekerja sama dengan kontraktor, kepolisian, dan Satpol PP untuk memastikan lalu lintas tetap aman dan terkendali selama pengerjaan berlangsung.

Dengan adanya proyek besar ini, warga yang melintas di kawasan Veteran Raya dan Bintaro Permai diminta bersiap menghadapi kemacetan sementara. Dishub menyarankan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar dan aman hingga proyek rampung pada akhir tahun.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.