Indonesia–Tiongkok Sepakat Selaraskan Laut, Komisi IV DPR dan NPC Bahas Regulasi Perikanan untuk Revolusi Biru Asia

Jumat, 17 Okt 2025, 08:35 WIB

JAKARTA - Dalam upaya memperkuat poros maritim dan memperdalam hubungan bilateral, Komisi IV DPR RI menerima kunjungan kehormatan dari delegasi National People’s Congress (NPC) Republik Rakyat Tiongkok, Kamis (16/10/2025) di Jakarta. Pertemuan ini bukan sekadar diplomasi formal, melainkan langkah strategis menuju sinkronisasi kebijakan di bidang perikanan, kelautan, pertanian, dan lingkungan hidup antara dua kekuatan ekonomi besar Asia.

Pertemuan berlangsung dinamis di bawah pimpinan Ketua Komisi IV, Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto, dan Wakil Ketua Alex Indra Lukman, serta dihadiri sejumlah anggota Komisi IV seperti Alien Mus dan Rajiv. Kedua pihak saling berbagi pandangan tentang arah pembangunan sektor pangan berkelanjutan dan tata kelola sumber daya alam di masa depan.

Ket. Foto: Pimpinan bersama Anggota Komisi IV DPR RI saat menerima kunjungan kehormatan (reciprocal visit) dari delegasi National People’s Congress (NPC) Republik Rakyat Tiongkok di Ruang Delegasi. — Sumber: Istimewa

Anggota Komisi IV, Alien Mus, menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam menyusun regulasi perikanan dan kelautan yang adaptif terhadap zaman. Ia mengungkapkan, Tiongkok kini tengah merevisi Undang-Undang Perikanan 1986 yang sudah berusia hampir empat dekade.

“Mereka (NPC) tengah menyesuaikan undang-undang perikanan agar lebih relevan dengan kondisi modern, sambil tetap membuka ruang kerja sama dengan Indonesia,” ujar Alien Mus.

Lebih menarik lagi, delegasi Tiongkok secara terbuka mengapresiasi sikap tegas Indonesia dalam memberantas praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing. Langkah Indonesia yang tegas menenggelamkan kapal pencuri ikan dinilai sebagai contoh nyata ketegasan hukum di Asia.

“Tiongkok sangat mendukung kebijakan Indonesia melawan IUU Fishing dan ingin memperkuat kerja sama hukum serta pengawasan laut,” tambah Alien.

Selain sektor perikanan, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi dalam pertanian, pengelolaan sumber daya alam, dan konservasi laut. Alien menekankan pentingnya kebijakan lintas negara yang saling menopang untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut dan keberlanjutan hasil tangkapan.

Menariknya, Tiongkok disebut sudah lebih maju dalam hal pembatasan zona tangkap ikan, yang bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia dalam memperkuat implementasi kebijakan penangkapan ikan terukur.

“Indonesia perlu dasar hukum yang kuat agar hasil tangkapan tak hanya berorientasi ekonomi, tapi juga menjaga jumlah ikan di laut,” jelas Alien.

Ia menambahkan, kesadaran bersama untuk tidak menangkap ikan yang masih kecil dan menjaga populasi laut harus menjadi budaya baru di kalangan nelayan dan pembuat kebijakan.

Pertemuan ini menandai babak baru dalam diplomasi parlemen Indonesia–Tiongkok untuk mewujudkan ekonomi biru, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan nelayan serta petani.

Dengan sinergi regulasi dan visi maritim bersama, kedua negara optimistis bisa menjadi motor revolusi biru Asia, menjadikan laut bukan hanya sumber daya, tetapi juga masa depan.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.