Pemkot Sorong Sebut Tiga Kopdes Miliki Gerai Usaha
📅 Rabu, 15 Okt 2025, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
SORONG – Kepala Dinas Koperasi dan UKMM Kota Sorong Frans Kambuaya mengatakan tiga dari 41 koperasi desa (kopdes) merah putih di Kota Sorong, Papua Barat Daya, telah memiliki gerai usaha sebagai bagian penting menjalankan roda pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.
Menurut dia, di Sorong, Selasa (14/10), hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 41 koperasi kelurahan merah putih telah terbentuk dan seluruhnya telah berbadan hukum, dengan total anggota mencapai sekitar 20.500 orang.
"Dari total koperasi tersebut, tiga di antaranya sudah memiliki gerai usaha yang aktif beroperasi, yakni Koperasi Klawasi, Koperasi Klabala, dan Koperasi Rufei," jelasnya.
Dia mengatakan ketiga koperasi ini menjadi contoh nyata keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
"Ketiga koperasi tersebut sudah berjalan dengan baik dan memiliki unit usaha sendiri. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi mulai tumbuh di kalangan warga," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan pembentukan koperasi merah putih merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Program ini dirancang agar masyarakat di setiap kelurahan memiliki wadah ekonomi bersama yang dapat mengelola potensi wilayahnya secara produktif dan mandiri.
"Sebanyak 38 koperasi lainnya saat ini sedang mempersiapkan proposal usaha untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dinas Koperasi terus melakukan pendampingan agar setiap koperasi mampu menyusun rencana bisnis yang layak dan berkelanjutan.
"Pemerintah berkomitmen untuk mendukung koperasi ini agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan," ucapnya.
Setelah tahap pembentukan, pihaknya lebih fokus bekerja untuk memastikan koperasi ini memiliki usaha produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.
Ia mengakui bahwa keberadaan koperasi merah putih di setiap kelurahan merupakan wujud nyata dari semangat kemandirian ekonomi masyarakat.
Karena selain menciptakan lapangan kerja baru, koperasi juga diharapkan menjadi sarana distribusi ekonomi yang adil.
"Melalui koperasi, kita ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam meningkatkan kesejahteraan bersama," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!