Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Kolam Retensi Jadi Prioritas Pemkot Jambi dalam Strategi Mitigasi Banjir

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Kolam Retensi Jadi Prioritas Pemkot Jambi dalam Strategi Mitigasi Banjir Doc: Antara
Ket. Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha bersama perwakilan Kantor Pertanahan Kota Jambi memulai tahap awal proses pengukuran lahan untuk pembangunan kolam retensi penanganan banjir di Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (14/10).

Kota Jambi - Pemerintah Kota Jambi menyiapkan pembangunan kolam retensi di sepanjang Sistem Asam sebagai langkah strategis mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah setempat.

Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dan perwakilan Kantor Pertanahan Kota Jambi memulai tahap awal pengukuran tanah untuk pembangunan kolam retensi di Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (14/10).

Pengukuran dilakukan terhadap lahan milik masyarakat yang terdampak pembangunan kolam retensi untuk penanganan banjir, dan lahan tersebut akan diberikan ganti rugi oleh pemerintah.

"Kami melakukan pengukuran perdana hari ini dan telah mendapat dukungan dari masyarakat," kata Maulana.

Pemerintah setempat mencatat dari total lahan seluas 9,1 hektare yang akan digunakan untuk pembangunan kolam retensi di sepanjang Sistem Asam, terdapat 51 sertifikat, yang terdiri atas 15 rumah dan sisa lahan berupa tanah kosong.

"Nanti akan dihitung oleh tim pengukuran dari Dinas Pertanian, Dinas Perkim, BPN, dan KJPP terhadap lahan masyarakat terdampak, guna memvalidasi nilai ganti rugi secara akurat," katanya.

Maulana mengatakan proyek pembangunan kolam retensi didukung oleh anggaran sebesar Rp75 miliar, yang berasal dari kolaborasi pendanaan pemerintah pusat, provinsi dan Pemerintah Kota Jambi. Sedangkan pembiayaan operasional proyek telah disiapkan oleh pihak balai.

Ia menargetkan peletakan batu pertama dimulai pada November 2025 sebelum musim hujan.

Pihaknya berharap seluruh pihak mendukung proses pembangunan kolam retensi, agar dapat berjalan lancar karena proyek itu bukan hanya solusi banjir, tetapi juga peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Pembangunan kolam retensi tersebut menjadi bagian dari visi besar Pemkot Jambi dalam mewujudkan Kota Tangguh yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Wisata
MICE Salah Satu Kunci Pendo...
Nasional
Pemerintah Usut Dugaan WNI ...
Ekonomi
PT KAI Hubungkan 351 Juta P...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.