Bapanas Diminta Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan

Selasa, 14 Okt 2025, 01:30 WIB

Cita-cita swasembada tidak bisa dicapai sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama agar ekosistem pangan nasional semakin kuat dan berdaulat.

Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) didorong untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat terwujudnya target swasembada pangan. Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.

Ket. Foto: Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian - Terima kasih atas kerja sama selama ini, empat tahun terakhir kerja luar biasa. Rating di bidang pangan luar biasa. — Sumber: antara

“Kita hanya punya satu visi Pak Presiden, swasembada pangan," kata Amran usai serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dari Arief Prasetyo Adi kepada Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (13/10).

Seperti dikutip dari Antara, menurut Amran, sertijab tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi kebijakan pangan nasional di bawah satu koordinasi yang solid dan berorientasi hasil.

Amran memastikan seusai sertijab dirinya langsung segera mensinkronkan dengan seluruh jajaran terkait program yang ada di Kementerian Pertanian dan Bapanas.

Amran juga menyampaikan apresiasi kepada Arief Prasetyo Adi atas capaian Bapanas dalam empat tahun terakhir.

“Terima kasih atas kerja sama selama ini, empat tahun terakhir kerja luar biasa. Rating di bidang pangan luar biasa,” ujar Amran.

Dia menegaskan Kementan dan Bapanas memiliki visi yang sama dalam melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan.

"Jadi insya Allah kalau tidak ada aral melintang, dua-tiga bulan ke depan gagasan besar Bapak Presiden swasembada itu bisa jadi kenyataan. Target empat tahun bisa kita percepat jadi satu tahun. Ini kerja kita semua tanpa kecuali,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia memastikan langkah-langkah percepatan akan difokuskan pada program strategis seperti penguatan produksi, stabilisasi stok, dan pengendalian harga di tingkat nasional.

Amran menilai, sinergi antara Kementan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta Bapanas, Perum Bulog, serta berbagai lembaga lainnya akan menjadi fondasi utama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

Selain mempertahankan capaian yang sudah ada, Kementan juga akan memperluas upaya swasembada ke berbagai komoditas strategis lainnya.

Menuju Negara Maju

Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas amanah tambahan sebagai Kepala Bapanas yang dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Zulhas menegaskan arah kebijakan pangan dari Presiden Prabowo Subianto harus menjadi pegangan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan tercapainya kedaulatan pangan sebagai fondasi utama menuju negara maju dan mandiri.

Ia juga menyoroti keterkaitan erat antara ketahanan pangan dan pengembangan energi terbarukan yang digarap pemerintah, karena sektor pertanian berpotensi besar mendukung ekosistem kemandirian ekonomi bangsa secara berkelanjutan.

"Jadi harus satu arah, satu garis perjuangan untuk mencapai apa yang sudah ditargetkan (swasembada pangan)," kata Zulhas.

Zulhas mengatakan keputusan Presiden Prabowo mencerminkan pandangan besar dan strategis terhadap ketahanan pangan nasional, terutama dalam mempercepat langkah menuju swasembada pangan yang telah mulai menunjukkan hasil positif.

Menurut dia, meskipun target swasembada pangan awalnya ditetapkan untuk tiga tahun, capaian yang diraih dalam setahun terakhir patut disyukuri karena Indonesia telah berhasil surplus beras secara nasional.

"Memang Pak Presiden itu pikirannya besar ya, luas. Oleh karena itu, sungguh memang tidak mudah, misalnya swasembada pangan walaupun perintahnya tiga tahun kan, tapi setahun ini kita bersyukur sudah bisa tercapai," ujar Zulhas.

  • swasembada pangan

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.