Kabar Baik untuk Anak Muda! Program Magang Nasional Bakal Lanjut Tahun Depan!
Senin, 13 Okt 2025, 17:57 WIBJAKARTA â Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberi sinyal bahwa program Magang Nasional akan berlanjut tahun depan dan bahkan dirancang menjadi program jangka panjang.
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis pengalaman kerja yang lebih terstruktur.
Program ini tak hanya membuka peluang bagi generasi muda untuk menimba keterampilan langsung di dunia industri, tetapi juga menjadi jembatan antara pendidikan dan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Keberlanjutan Magang Nasional menandakan pergeseran strategi ketenagakerjaan menuju peningkatan kualitas SDM, bukan sekadar penyediaan lapangan kerja.
Tantangannya kini ada pada bagaimana pemerintah dan dunia usaha bisa memastikan magang tidak sekadar jadi formalitas, tetapi benar-benar mencetak talenta siap kerja yang relevan dengan tuntutan zaman.
âJadi sudah ada arahan dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) bahwa ini akan dilakukan juga pada 2026 dan seterusnya. Jadi ini adalah akan menjadi program, ya, tidak hanya tahun 2025, tapi juga 2026 dan seterusnya,â kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Jakarta, Senin (13/10).
Adapun tahap pertama program yang masuk ke dalam stimulus ekonomi tahun 2025 ini tersedia kuota awal untuk 20 ribu lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi.
Selama 6 bulan pemagangan, peserta magang akan memperoleh uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan upah minimum provinsi (UMP) untuk DKI Jakarta setiap bulan, dan dibayarkan pemerintah melalui Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, BSI).
Menaker mengatakan pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan tahap pertama program ini, sebelum nantinya kuota peserta magang ditambah 80 ribu orang pada November 2025.
âKita selesaikan dulu batch 1, kita akan evaluasi batch 1. Sesudah itu, nanti kita lihat ada beberapa rekomendasi yang akan ditindaklanjuti di batch 2 atau bahkan di tahun depan,â ujar Yassierli.
Sementara itu, untuk tahap kedua dari Magang Nasional 2025, Menaker mengatakan pihaknya mendorong perluasan akses magang kepada perusahaan serta kantor kementerian, lembaga, dan badan pemerintahan pusat/daerah di seluruh wilayah Indonesia.
Hal ini, lanjut dia, adalah untuk memberikan kesempatan magang yang lebih merata dan luas, serta terdistribusi di semua provinsi untuk para lulusan sarjana dan diploma.
âTermasuk tadi salah satu upaya kita adalah memperluas kesempatan bagi tempat magangnya itu, tidak hanya di perusahaan, tapi juga kementerian, lembaga, dan badan. Itu salah satu strateginya,â kata pria yang juga Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.
Di sisi lain, Menaker mengatakan per Senin (13/10) pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 1.147 perusahaan telah membuka lowongan magang melalui aplikasi Maganghub.
Dari sisi pencari magang, terdapat 105 ribu fresh graduate yang telah eligible, sudah melamar ke berbagai posisi, dan peserta dapat mengajukan lamaran hingga tiga posisi magang sekaligus.
- program magang nasional
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Jangan Lagi Andalkan Dewi Fortuna
-
Selesai Angkutan Nataru, Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang
-
Pesona Museum Tionghoa Soekaboemi, Kisahkan Warisan Budaya Masa Lampau
-
Perpanjangan Izin Tinggal WNA Wajib Dilakukan Langsung
-
Komisi IX DPR Dukung Program Magang Rp198 Miliar dari Pemerintah, Fresh Graduate Siap Tajir Ilmu dan Pengalaman Sebelum Kerja Beneran!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.