Sabalenka Tak Terbendung, Melaju ke Semifinal Wuhan Open

Jumat, 10 Okt 2025, 18:07 WIB

WUHAN, TIONGKOK - Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, kembali menunjukkan dominasinya di musim 2025. Juara bertahan asal Belarusia itu melaju ke semifinal Wuhan Open usai menundukkan Elena Rybakina 6-3, 6-3, Jumat (10/10).

Kemenangan ini mengantarkan Sabalenka ke semifinal ke-11 sepanjang musim ini, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkannya di Wuhan menjadi 20-0 dalam empat kali penampilan. Di babak empat besar, ia akan berhadapan dengan petenis Amerika Serikat Jessica Pegula, yang juga sedang berada dalam performa impresif.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka. — Sumber: AFP

Sabalenka kini unggul 8-5 dalam rekor pertemuan melawan Rybakina. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi petenis Kazakhstan itu dalam usahanya merebut tiket ke WTA Finals.

“Elena pemain hebat, pribadi yang menyenangkan, dan selalu menjadi lawan yang sulit,” ujar Sabalenka, juara US Open 2024, seusai pertandingan.

“Kami sudah sering bertemu dan selalu menghasilkan duel yang sengit. Ia memaksa saya bermain sampai batas kemampuan, jadi saya sangat senang dengan performa hari ini.”

Dalam kondisi suhu di atas 30 derajat Celsius, Sabalenka tampil solid dengan servis bertenaga dan pengembalian agresif. Ia meraih break krusial pada gim kedelapan untuk menutup set pertama dalam waktu 43 menit. Di set kedua, petenis berusia 26 tahun itu mematahkan servis Rybakina dua kali untuk memimpin 4-1, sebelum akhirnya memastikan kemenangan setelah 10 kemenangan beruntun di tur WTA.

Sementara itu, Jessica Pegula memastikan tempat di semifinal lewat kemenangan 2-6, 6-0, 6-3 atas Katerina Siniakova. Hasil ini menjadi kemenangan ke-50 Pegula musim ini sekaligus semifinal ketiganya secara beruntun setelah di Beijing dan US Open.

Menariknya, tujuh laga terakhir Pegula semuanya berlangsung tiga set, namun ia mampu memenangi enam di antaranya dalam kurun waktu hanya 16 hari.

“Saya rasa kondisi fisik saya sedang sangat baik,” ujar Pegula yang kini berusia 31 tahun. “Saya sudah melalui begitu banyak pertandingan panjang, jadi saya tidak merasa perlu menambah latihan fisik. Tentu saja saya berharap beberapa laga bisa lebih mudah, tapi kalau saya bisa terus menang dalam tiga set sepanjang karier, saya tidak akan keberatan.”

Pegula sempat terlihat menggunakan perban di paha kirinya, namun ia menegaskan hal itu hanya tindakan pencegahan. “Hanya sedikit nyeri akibat banyaknya pertandingan panjang,” jelasnya.

Di sisi lain, Coco Gauff melanjutkan performa dominan. Petenis berusia 21 tahun asal Florida itu melangkah mulus ke semifinal setelah menghancurkan Laura Siegemund 6-3, 6-0. Ia hanya kehilangan sembilan gim dalam tiga pertandingan di Wuhan.

“Di set pertama saya punya peluang untuk unggul lebih jauh, tapi baru benar-benar memanfaatkannya di set kedua,” kata Gauff, yang akan menghadapi pemenang duel antara Iga Swiatek dan Jasmine Paolini di semifinal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.