Kembalikan Kejayaan Lada Belitung, Pemkab Siapkan Strategi Dorong Lonjakan Produksi Petani

Selasa, 23 Jun 2026, 17:00 WIB

TANJUNGPANDAN – Peningkatan produksi lada menunjukkan adanya penguatan di sektor perkebunan yang ditopang oleh perbaikan budidaya, perluasan areal tanam, serta adopsi teknologi pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Komoditas ini memiliki peran strategis tidak hanya sebagai bahan baku industri pangan dan farmasi, tetapi juga sebagai salah satu sumber devisa dari ekspor rempah.

Ket. Foto: Area perkebunan lada di Belitung yang diproyeksikan menjadi komoditas unggulan, di Tanjungpandan, Selasa (23/6/2026). — Sumber: ANTARA/Apriliansyah

Dari sisi ekonomi, kenaikan produksi berpotensi meningkatkan pendapatan petani dan memperkuat posisi Indonesia di pasar lada global, terutama jika diiringi dengan peningkatan kualitas pascapanen dan efisiensi rantai pasok.

Namun, tantangan seperti fluktuasi harga internasional, serangan hama, serta ketergantungan pada kondisi cuaca masih perlu diantisipasi melalui kebijakan yang terintegrasi.

Dengan dukungan hilirisasi dan penguatan kelembagaan petani, peningkatan produksi lada dapat menjadi momentum untuk memperkuat daya saing komoditas rempah nasional secara berkelanjutan.

‎Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkatkan produksi petani dengan memperluas tanaman lada untuk mengembalikan produksi lada menjadi komoditas unggulan asal daerah itu.

‎

‎"Kami terus berupaya meningkatkan produksi lada putih dan memperluas tanaman komoditi itu mengingat petani saat ini nampak kurang yang menanam lada alasan biaya yang dianggap cukup tinggi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPP Belitung Hamzah di Tanjungpandan, Selasa (23/6).

‎

‎Ia mengatakan, upaya meningkatkan produksi dan luas tanam lada dilakukan melalui program intensifikasi dan rehabilitasi tanaman lada.

‎

‎"Tahun ini ada seluas 92 hektare kebun lada yang akan direhabilitasi melalui dukungan APBN," ujarnya.

‎

‎Hamzah menjelaskan, memang dalam lima tahun terakhir (2020-2025) produksi dan luas tanaman lada di daerah itu terus mengalami penurunan.

‎

‎Ia menyebutkan, pada tahun 2020 luas tanam lada di daerah itu seluas 9.351 hektare dan produksi lada 6.294 ton, tahun 2021 luas tanam 9.287 hektare dan produksi lada 6.085 ton, tahun 2022 luas tanam 8.857 hektare dan produksi lada 5.721 ton, tahun 2023 luas tanam 8.309 ton dan produksi lada 3.855 ton.

‎

‎Selanjutnya pada tahun 2024 luas tanam lada juga mengalami penurunan tercatat hanya seluas 7.384 hektare dan produksi lada 4.321 ton dan rabun 2025 luas tanam lada 5.903 hektare dan produksi lada 3.831 ton.

‎

‎"Salah satu penyebab turunnya luas tanam dan produksi lada adalah biaya produksi yang tinggi dan harga lada yang juga kurang stabil," katanya.

‎

‎Ia mendorong petani di daerah itu tetap mempertahankan tanaman lada dan memaksimalkan perawatan lada sebagai alternatif lapangan pekerjaan.

‎

‎"Kami optimis produksi lada kembali meningkat dan lada kembali berjaya menjadi komoditas unggulan perkebunan kita," ujarnya.

‎

  • Lada
  • Pemkab Belitung

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.