Dorong Transformasi Ekonomi Pesisir! Pembangunan 65 KNMP Dikebut, Akhir 2025 Harus Sudah Tuntas

Jumat, 10 Okt 2025, 22:05 WIB

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menargetkan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dapat diselesaikan pada akhir 2025 atau awal 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan nelayan dan mempercepat transformasi ekonomi pesisir.

Ket. Foto: Arsip foto - Foto udara kampung warna warni di Kelurahan Tondonggue, Kecamatan Nambo, Kendari, Sulawesi Tenggara. — Sumber: ANTARA FOTO/ Andry Denisahbarpri

Melalui pembangunan KNMP, pemerintah berupaya menghadirkan infrastruktur perikanan terpadu yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tangkap dan budidaya, tetapi juga memperkuat rantai nilai hingga ke tahap distribusi dan pengolahan hasil laut.

Di sisi lain, tantangan utama terletak pada percepatan pembangunan fisik dan koordinasi lintas lembaga agar target waktu dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas serta dampak jangka panjang bagi masyarakat pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menargetkan pembangunan 65 kampung nelayan merah putih (KNMP) bisa rampung pada akhir 2025 atau awal 2026.

"Sekarang kita baru mulai 65 (KNMP). (Sebanyak) 65 (KNMP) sedang dalam pembangunan di seluruh Indonesia. Desember (2025) atau Januari (2026) mudah-mudahan selesai," ujar Menteri Trenggono ditemui di sela acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF), Jakarta, Jumat (10/10).

Adapun Kementerian KP sebelumnya telah menetapkan 65 lokasi untuk pembangunan KNMP tahap pertama yang menjadi langkah awal dari target 100 kampung nelayan yang akan dibangun tahun ini.

Pembangunan tahap pertama sebanyak 65 lokasi ini sudah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 55 Tahun 2025.

Lebih lanjut, pembangunan 65 kampung yang siap dibangun pada tahap pertama memakan anggaran sebesar Rp1,34 triliun.

Sementara itu, sebanyak 65 lokasi tersebut tersebar di desa dan kelurahan di berbagai provinsi yakni Aceh, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Program KNMP merupakan bagian dari target jangka panjang pemerintah untuk membangun 1.100 kampung nelayan hingga 2029, dengan 250 lokasi tambahan yang sudah dialokasikan anggarannya dalam dokumen alokasi anggaran awal atau sementara atau DIPA APBN 2026.

Program ini pun tidak hanya berfokus pada pembangunan pemukiman nelayan, tapi juga dirancang untuk mendukung sistem penangkapan ikan terukur berbasis kuota, yang akan memperkuat tata kelola perikanan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Pemerintah juga akan menyediakan berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari dermaga, jalan, drainase, hingga penerangan listrik.

Selain itu, kampung nelayan juga akan mencakup fasilitas cold storage, pabrik es, bengkel nelayan, kios logistik, dan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN).

  • Kampung Nelayan Merah Putih
  • ekonomi pesisir

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.