Bek Manchester City John Stones Ungkap Pernah Pertimbangkan Pensiun Akibat Cedera Berkepanjangan
Rabu, 08 Okt 2025, 07:56 WIBLONDON, INGGRIS - Bek Manchester City, John Stones, mengaku sempat terpikir untuk pensiun musim lalu setelah terus dihantam serangkaian cedera yang membuatnya frustrasi. Pemain berusia 31 tahun itu menghabiskan sebagian besar musim lalu di ruang perawatan akibat masalah pada kaki dan hamstring.
Akibat cedera berulang tersebut, Stones hanya tampil 24 kali untuk Manchester City dan timnas Inggris sebelum musimnya berakhir lebih cepat pada Februari. Kini ia telah pulih dan berpeluang tampil dalam laga uji coba Inggris melawan Wales pada hariKamis, atau pada kualifikasi Piala Dunia pekan depan di Latvia, di bawah asuhan pelatih baru Thomas Tuchel.
âMusim lalu benar-benar berat bagi saya, sampai pada titik di mana saya sempat berpikir untuk berhenti,â ujar Stones kepada BBC Radio 5 Live. âSaya tidak ingin melakukan itu, tapi saya sudah lelah menjadi terlalu profesional, berusaha melakukan segalanya dengan benar, namun tetap saja tubuh saya terus bermasalah tanpa ada jawaban. Itu masa yang sangat sulit.â
Stones menambahkan, keputusasaan muncul karena ia tak lagi memahami alasan di balik cedera yang terus berulang. âSaat kamu sudah melakukan semuanya dengan benar, tapi tetap cedera, itu sangat menantang secara mental. Mudah kalau penyebabnya jelas, tapi ini berbeda. Semoga saya tak kembali ke kondisi itu lagi,â katanya.
Sejak bergabung dengan City dari Everton pada 2016, Stones belum pernah mencatat lebih dari 27 penampilan liga dalam satu musim. Meski begitu, ia tetap menjadi bagian penting dalam era kejayaan The Citizens, dengan raihan enam gelar Premier League, dua Piala FA, dua Piala Liga, dan satu trofi Liga Champions.
Stones, yang sudah lima kali membela Inggris di turnamen besar, mengaku bahwa meski sempat terpikir untuk mundur, pada akhirnya ia sadar tidak akan pernah benar-benar meninggalkan sepak bola. âEmosi saya sedang tinggi waktu itu, saya tidak berpikir jernih. Dalam hati, saya tahu saya tak akan melakukannya,â ucapnya.
âSaya pernah bilang, ketika City ingin saya menghadapi tantangan baru, saya berkata, âSaya akan berjuangâ. Sejak kecil saya selalu seperti itu, mengapa harus berhenti sekarang? Saya punya semangat juang dan mental pemenang yang tidak akan pernah padam.â
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, bahkan tetap melibatkan Stones di skuad pada akhir musim lalu untuk laga melawan Andorra dan Senegal, meski sang bek tidak dimainkan. Bagi Stones, itu adalah bentuk kepercayaan yang sangat berarti.
âSaya mencintai Inggris dan selalu senang bermain untuk tim nasional. Beberapa momen terbaik dalam karier saya terjadi ketika membela Inggris di turnamen besar,â kata Stones. âKetika pelatih berkata, apakah saya mau ikut bergabung dengan tim dan melanjutkan latihan bersama mereka, saya langsung mengiyakan tanpa ragu. Itu momen yang sangat spesial.â
- Manchester City
- John Stones
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liga Inggris: Arsenal Berpeluang Perlebar Jarak dari Manchester City di Puncak Klasemen
-
Bulog Sumbar Salurkan Bantuan Pangan di Padang, Warga Terima Beras dan Minyak
-
Manchester City Hantam Arsenal 2-0 untuk Juarai Piala Liga Inggris
-
Guardiola Yakin Marmoush Punya Peran Penting dalam Perburuan Gelar Manchester City
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Ribuan Umat Memenuhi Istiqlal, Wapres Hadir Bersama Keluarga
-
Lewat Program HERPower dan Shariah First, Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem UKM Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.