• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • TikTok Food Fest 2025 Jadi...

TikTok Food Fest 2025 Jadi Sarana UMKM Bikin Cuan dan Eksposur Melimpah

Selasa, 07 Okt 2025, 15:30 WIB

JAKARTA – TikTok kembali bikin gebrakan lewat TikTok Food Fest 2025, ajang kuliner yang tak cuma memanjakan lidah tapi juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Gelaran ini menjadi bukti nyata bagaimana dunia digital mampu mendongkrak bisnis kecil lewat kolaborasi, promosi kreatif, dan akses pasar yang lebih luas.

Tahun lalu, sektor UMKM menyumbang 61 persen terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Sebagian besar berasal dari industri kuliner yang terus menunjukkan daya tahan dan inovasi di tengah ketatnya persaingan bisnis makanan.

Ket. Foto: — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

TikTok melihat potensi itu tumbuh pesat di ekosistem kreatifnya, di mana ribuan pelaku usaha kecil menemukan cara baru untuk memasarkan produk mereka. Lewat video pendek, live stream, dan fitur belanja langsung seperti TikTok Shop by Tokopedia, UMKM bisa menjangkau jutaan konsumen hanya dengan satu konten menarik.

“Setiap hari, banyak UMKM yang memanfaatkan TikTok untuk berbagi cerita, promosi produk, dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Kreativitas mereka membuat bisnis lokal semakin dikenal,” ujar Christopher Junaidi, Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia.

Ia menjelaskan, semangat mendukung pelaku usaha lokal itu menjadi alasan utama lahirnya TikTok Food Fest 2025.

“Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM kuliner agar bisa berkembang, mendapatkan eksposur, dan merasakan dampak nyata dari kekuatan komunitas TikTok,” tambahnya.

Festival ini akan digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada 11–12 Oktober 2025, menghadirkan 60 tenant kuliner terbaik, 20 zona interaktif, dan berbagai hiburan musik dari musisi populer. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan program #FoodFestOnTikTok sejak 15 September hingga 15 Oktober, tempat para kreator dan pelaku UMKM berbagi inspirasi seputar bisnis makanan.

Salah satu peserta yang merasakan manfaat besar dari TikTok adalah Mercon Merah Putih (@merconmerahputih), brand makanan pedas khas nusantara yang kini jadi sorotan nasional.

“TikTok membuka peluang besar bagi kami untuk lebih dekat dengan pencinta kuliner. Semua fitur, mulai dari konten organik hingga TikTok LIVE, membantu bisnis kami tumbuh pesat,” ujar Gracia Monica, Founder Mercon Merah Putih.

Ia menambahkan, dampak dari kehadiran TikTok tidak hanya terlihat dari peningkatan penjualan, tetapi juga kesejahteraan karyawan.

“Banyak karyawan kami yang kehidupannya membaik, dari peningkatan penghasilan hingga pendidikan anak-anak mereka,” katanya.

Tak hanya UMKM skala menengah, banyak pelaku usaha rumahan yang mulai naik kelas berkat eksposur di TikTok. Mereka menggunakan platform ini untuk membangun branding, menemukan pelanggan baru, bahkan menjalin kolaborasi dengan kreator konten yang memiliki jutaan pengikut.

Kreator seperti Sania Jeny Versari (@versansss) dan pasangan Kim & Dea (@kimdea) menjadi contoh nyata sinergi antara kreativitas dan bisnis lokal. Mereka bukan hanya mempopulerkan makanan khas Indonesia, tetapi juga memperkenalkan produk UMKM ke audiens global dengan cara yang fun dan relatable.

Melalui festival ini, TikTok ingin memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Tak sekadar tempat jualan, TikTok berubah menjadi ekosistem digital yang memberdayakan pelaku usaha kecil agar mampu bersaing di era modern.

Dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi, komunitas, dan budaya kuliner, TikTok Food Fest 2025 menjadi momentum besar bagi UMKM untuk bersinar. Dari dapur rumahan hingga brand lokal terkenal, semua mendapat panggung untuk membuktikan bahwa rasa, kreativitas, dan strategi digital bisa membawa bisnis kuliner Indonesia ke level dunia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.