Ribuan Orang Dievakuasi Saat Topan Matmo Landa Tiongkok Selatan

Senin, 06 Okt 2025, 02:40 WIB

BEIJING - Ratusan ribu orang dievakuasi dari rumah mereka saat Topan Matmo menghantam pantai selatan Tiongkok pada Minggu (5/10), media pemerintah melaporkan.

“Badai dahsyat itu menerjang sekitar pukul 14.50 waktu setempat di Provinsi Guangdong,” menurut lembaga penyiaran negara CCTV.

Ket. Foto: Topan Dahsyat - Seorang pria nekat menembus hujan saat topan dahsyat Matmo melanda  Distrik Xindien di New Taipei City pada Juli 2014 lalu. Pada Minggu (5/10) Topan Matmo dilaporkan melanda Tiongkok selatan hingga mengakibatkan ratusan ribu orang dievakuasi. — Sumber: AFP/SAM YEH

Pusat Meteorologi Nasional mencatat kecepatan angin dari Topan Matmo ini mencapai lebih dari 150 kilometer/jam.

“Saat badai mendekat, pihak berwenang mengevakuasi 197.000 orang dari rumah mereka di Pulau Hainan dan 150.000 orang dari Provinsi Guangdong,” lapor kantor berita Xinhua.

Akibat topan dahsyat ini dilaporkan semua layanan transportasi umum, lokasi konstruksi, dan bisnis juga ditutup di kota-kota pesisir termasuk Haikou, Wenchang, Zhanjiang, dan Maoming.

Kota Beihai di selatan wilayah Guangxi juga mengumumkan pada 5 Oktober bahwa mereka akan menangguhkan pekerjaan, kelas, dan transportasi.

Badai tersebut telah menyebabkan naiknya permukaan air laut di Pelabuhan Maoming pada pagi hari tanggal 5 Oktober, yang mengakibatkan risiko banjir yang serius, menurut CCTV.

Intensitas topan diperkirakan akan menurun secara bertahap setelah mencapai daratan, kata pusat meteorologi.

Namun hujan deras dan angin kencang diperkirakan terjadi hingga 6 Oktober di Hainan dan sebagian Guangdong dan Guangxi.

Saat ini Tiongkok merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, yang menurut para ilmuwan mempercepat perubahan iklim dan membuat peristiwa cuaca ekstrem lebih sering terjadi dan lebih intens.

Di lain sisi, negara ini juga merupakan pemimpin dunia dalam energi terbarukan dan bertujuan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

Musim Libur

Topan Matmo melanda Tiongkok selatan di tengah liburan delapan hari yang dimulai dengan Hari Nasional pada Rabu (1/10) lalu, di mana orang-orang diperkirakan akan melakukan sekitar 2,36 miliar perjalanan, menurut perkiraan yang dilaporkan oleh media pemerintah.

Penerbangan dan feri di pusat liburan Hainan telah dibatalkan sejak Sabtu (4/10) malam untuk mengantisipasi angin kencang dan hujan lebat akibat Topan Matmo.

Pada Jumat (3/10) lalu Matmo telah melintasi pegunungan utara Filipina yang mengakibatkan ribuan orang pun dievakuasi.

Dikenal secara lokal sebagai Paolo, Topan Matmo adalah siklon tropis ke-16 yang melanda Filipina sepanjang tahun ini. AFP/CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.