Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, DVI Polda Jatim Identifikasi Tiga Jenazah
Minggu, 05 Okt 2025, 07:33 WIBSURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) telah berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban tragedy ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jawa Timur Kombes Pol M. Khusnan mengatakan ketiga jenazah tersebut teridentifikasi melalui pencocokan data medis, gigi, dan properti korban.
âMalam ini kami sampaikan hasil operasi DVI. Tim DVI Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi tiga jenazah,â ujarnya di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Sabtu (4/10) malam.
Ia merinci, jenazah pertama dengan nomor PM RSBB 002 teridentifikasi sebagai Firman Nur (16) warga Tembok Lor 38 A, Surabaya.
Kedua, jenazah PM RSBB 003 teridentifikasi sebagai Muhammad Azka Ibadur Rahman (13) warga Jalan Randu Indah Nomor 14, Kenjeran, Surabaya.
Sementara jenazah ketiga, PM RSBB 006, teridentifikasi sebagai Daul Milal (15) warga Sitok Kapasan Gang 8 Nomor 18, Surabaya.
âSampai hari ini, tim gabungan telah mengidentifikasi delapan dari 17 jenazah dan satu bagian tubuh (body part) yang ditemukan di lokasi,â kata Khusnan.
Menurut dia, proses operasi DVI masih terus berjalan dengan pendalaman data antemortem (data korban sebelum meninggal) dan postmortem (data korban setelah meninggal).
Ketiga jenazah yang telah teridentifikasi sudah segera diserahkan kepada pihak keluarga malam ini juga. âKeluarga pasti sangat menghendaki proses penyerahan dilakukan secepatnya,â ujarnya.
Ia menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para santri tersebut. "Semoga arwah adik-adik saya itu diterima Allah SWT,â tutur Khusnan.
Sementara itu, terkait temuan bagian tubuh manusia, Khusnan menyebutkan potongan tersebut berupa kaki kanan yang akan dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA.
"Besok pagi kami kirim ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA,â katanya.
Tim identifikasi ini, lanjut Khusnan, merupakan gabungan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polda Jatim, serta Persatuan Dokter Forensik Indonesia.
- Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambuk
- Identifikasi Jenazah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Kemenperin Mendorong Kontribusi IKM Rendang lewat Beragam Program
-
OPEC Pertahankan Perkiraan Permintaan Minyak Global pada 2025 dan 2026
-
Sebanyak 21.791 Wisatawan Kunjungi Bromo selama Libur Waisak
-
DPRD DKI: Rekrutmen Petugas Damkar Diharapkan Tingkatkan Layanan Penanganan Kebakaran
-
Sayuri Bersaudara Dipanggil Patrick Kluivert Bela Timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
7 Fakta Unik Resep Jamu Kunyit Asam untuk Pencernaan yang Wajib Dicoba
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.