Ekonomi Pesisir Akan Dipusatkan di Marunda

Jumat, 03 Okt 2025, 03:18 WIB

JAKARTA – Pusat pengembangan ekonomi pesisir akan dipusatkan di Marunda Kepu, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Pengembangan dilakuan melalui kawasan wisata berbasis budaya, dan UMKM. Di sini juga akan ada penguatan sektor perikanan masyarakat pesisir.

“Marunda memiliki potensi besar dari sisi sejarah, budaya, dan ekonomi,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat. Dia mengatakan ini, saat peletakan batu pertama Bedah Kawasan Marunda Kepu di Jakarta, Kamis. Menurutnya, bedah kawasan ini bukan hanya membangun lingkungan yang ramah wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM, seni budaya, dan terutama pengembangan ekonomi masyarakat.

Ket. Foto: Pantai Marunda Kepu — Sumber: RRI/Ilyas

Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan dukungan semua pihak mulai dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Hendra mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai titik awal mewujudkan Marunda sebagai destinasi wisata unggulan Jakarta Utara. “Jadikan Marunda kawasan wisata yang berdaya saing dan membawa manfaat nyata bagi warga,” ajaknya. Kawasan Marunda Kepu ini akan dibangun di lahan 210 meter persegi.

Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi Jakarta, Ahmad H Abubakar menekankan pentingnya sinergi dalam menyukseskan program bedah kawasan Marunda Kepu. Dia menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi melalui sektor perikanan khususnya budidaya ikan kerapu cantang yang menjadi salah satu fokus utama.

Menurut Ahmad, program ini diharapkan membuka ruang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat nelayan pesisir Jakarta Utara. Baznas Jakarta juga mengaitkan program ini dengan Senyum Teluk Jakarta yang sudah dilaksanakan. “Program Senyum Teluk Jakarta sebuah inisiatif pemberdayaan perikanan yang telah berjalan,” tandasnya.

Pemerintah berharap kawasan Marunda Kepu dapat berkembang menjadi pusat wisata sekaligus pusat ekonomi pesisir, yang mendukung kemandirian nelayan dan menyongsong Jakarta sebagai kota global. “Bedah kawasan Marunda Kepu sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan UMKM lokal,” ujar Ahmad.


Keuangan Digital

Sementara itu, Pemkot Jakarta Utara mengedukasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tentang keuangan digital. Itu dilakukan melalui pelatihan yang melibatkan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara dan Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis bagi UMKM,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat saat membuka “Literasi Digital Pelatihan UMKM” di Jakarta, Kamis.

Hendra mengajak agar seluruh pihak menjadikan kegiatan ini sebagai momen bersama membangun ekosistem digital yang memperkuat ekonomi lokal Jakarta Utara. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.