Menbud Siapkan Langkah Perkuat Peran Indonesia di UNESCO

Senin, 06 Jul 2026, 17:52 WIB

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mulai menyiapkan sejumlah langkah strategis setelah resmi menerima pengelolaan Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU). Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan pihaknya akan memperkuat koordinasi dan meningkatkan peran Indonesia di berbagai forum UNESCO.

Ia mengatakan, pengelolaan KNIU oleh Kementerian Kebudayaan merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2026. Menurutnya, kementeriannya akan melanjutkan berbagai program yang selama ini dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon — Sumber: RRI/Fathiyah Nur Zalfa

“Tentu seperti yang tadi telah disampaikan, baik secara historis maupun arahan-arahan teknis yang sangat penting saya kira akan segera kita laksanakan. Selain itu juga menyangkut satu bidang yang sangat penting, baik pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan juga komunikasi dan informasi,” kata dia di Gedung Kementerian Kebudayaan RI, Jakarta, Senin (6/7).

Ia menegaskan, proses transisi tidak boleh menghambat pelaksanaan program UNESCO di Indonesia. Karena itu, Kemenbud akan segera menggelar rapat koordinasi secara intensif agar seluruh agenda tetap berjalan tanpa jeda.

Menurut dia, Indonesia memiliki posisi yang semakin strategis di UNESCO sehingga perlu diimbangi dengan kontribusi yang lebih besar. Ia berharap Indonesia semakin terlihat dalam berbagai proses pengambilan keputusan di organisasi tersebut.

“Kita harus semakin terlihat di UNESCO supaya semakin kelihatan peran Indonesia yang begitu kaya. Terutama pendidikan dengan jumlah penduduk kita yang sangat besar serta penghargaan-penghargaan yang pernah ada,” ujar dia.

Selain itu, Indonesia juga memiliki modal besar berupa kekayaan budaya, pendidikan, dan ilmu pengetahuan. Berbagai warisan budaya dunia, warisan budaya takbenda, hingga kawasan geopark dinilai menjadi kekuatan yang perlu terus dipromosikan di tingkat internasional.

Menbud mengungkapkan dirinya telah bertemu dengan Direktur Jenderal UNESCO untuk membahas berbagai peluang kerja sama. Pertemuan tersebut mencakup pembahasan mengenai nominasi warisan budaya benda maupun warisan budaya takbenda Indonesia.

“Kita berharap peran Indonesia semakin aktif terutama di dalam berbagai penentuan-penentuan keputusan UNESCO ke depan. Beberapa waktu lalu saya sudah bertemu dengan Dirjen UNESCO membahas pendaftaran warisan budaya tak benda maupun yang kebendaan dan lain-lain,” kata dia.

Menurut dia, proses pengajuan berbagai nominasi Indonesia ke UNESCO selama ini masih perlu dipercepat. Karena itu, Kementerian Kebudayaan akan berupaya meningkatkan kualitas dan efektivitas proses tersebut.

Ia juga menilai Indonesia perlu memiliki keterwakilan yang lebih kuat di lingkungan UNESCO. Langkah itu dinilai penting agar kepentingan dan kontribusi Indonesia dapat semakin terdengar di tingkat internasional.

Ke depan, Kementerian Kebudayaan akan memperkuat koordinasi seluruh focal point UNESCO di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga akan meningkatkan kualitas nominasi Indonesia dalam berbagai program UNESCO serta memperkuat implementasi konvensi-konvensi UNESCO.

“Insyaallah saya kira kita akan perkuat koordinasi seluruh focal point UNESCO di Indonesia. Kualitas nominasi Indonesia pada berbagai program UNESCO, memperkuat implementasi konvensi UNESCO,” ujar Menbud.

Ia menambahkan pemerintah juga akan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pelaksanaan program UNESCO. Pengembangan etika kecerdasan buatan, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, serta open science akan menjadi bagian dari agenda perkembangan global.

Menurut dia Indonesia juga akan terus mengoptimalkan perannya sebagai anggota Dewan Eksekutif UNESCO periode 2023–2027. Menurut dia, posisi tersebut harus dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi organisasi tersebut.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen beserta seluruh jajaran KNIU atas kerja yang telah dilakukan selama ini. Ia menilai pengalaman dan praktik baik yang telah dibangun akan menjadi modal penting dalam memperkuat peran Indonesia di UNESCO.

“Kami tentu apresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras KNIU selama ini. Ini cuma transfer ke tetangga saja, tetapi kita membutuhkan seluruh best practices yang selama ini sudah ada," ujar Fadli. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.