Mau Mudik atau Healing di Akhir Tahun? Tiket Transportasi Didiskon sampai 10 Januari 2026

Rabu, 01 Okt 2025, 17:43 WIB

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi untuk momen Natal dan Tahun Baru 2026, berlaku hingga 10 Januari.

Kebijakan ini bukan sekadar kado akhir tahun, tapi juga strategi mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan konsumsi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Deretan pesawat maskapai Garuda Indonesia parkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. — Sumber: ANTARA FOTO/ Lucky R

Dengan harga lebih ramah kantong, arus mudik dan liburan diperkirakan lebih lancar, meski tetap perlu diimbangi dengan pengaturan kapasitas agar tidak menimbulkan lonjakan penumpang berlebihan.

“Pemerintah juga memberikan stimulus Natal dan Tahun Baru,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (1/10).

Rinciannya, diskon pembelian tiket kereta api sebesar 30 persen untuk perjalanan sepanjang 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Pemerintah menyiapkan kuota insentif ini untuk 1,5 juta penumpang.

Selanjutnya, diskon tiket angkutan laut kapal milik PT Pelni sebesar 20 persen yang diberikan untuk perjalanan tanggal 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2025. Stimulus ini menyasar 405 ribu calon penumpang.

Untuk angkutan penyeberangan ASDP, insentif diberikan untuk periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Pemerintah menargetkan insentif ini dapat dinikmati oleh 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan.

Adapun untuk transportasi udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat udara untuk perjalanan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, di mana transaksi pembeliannya dapat dilakukan mulai dari 22 Oktober 2025 sampai 10 Januari 2026.

Pemerintah menargetkan akan ada 36 juta penumpang yang memanfaatkan diskon tiket pesawat tersebut.

Diskon berupa pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), namun Airlangga tidak merinci besaran PPN yang ditanggung.

“PPN-nya ditanggung pemerintah dengan diskon fuel charge dan harga avtur, nanti akan ada penurunan tiket antara 12 persen hingga 14 persen,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga menjelaskan potongan harga tersebut merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi 2025.

Insentif transportasi itu kembali digulirkan setelah adanya usulan dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan.

Pada periode libur sekolah pertengahan tahun 2025 lalu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket pesawat yang berlaku sejak 5 Juni hingga 31 Juli 2025 dengan skema PPN DTP sebesar 6 persen.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.