Barca Manfaatkan Krisis Cedera PSG

Rabu, 01 Okt 2025, 07:32 WIB

BARCELONA – Pertandingan sekelas final tersaji lebih awal di fase grup Liga Champions, Kamis (2/10) dini hari WIB. Ini terjadi saat Barcelona menjamu juara bertahan Paris Saint-Germain di Estadi Olimpic Lluis Companys. Laga ini dipenuhi aroma sejarah, gengsi, sekaligus intrik pribadi para bintang.

Barcelona, semifinalis musim lalu, membuka langkah dengan meyakinkan usai menundukkan Newcastle United di St James’ Park. Tanpa Lamine Yamal, Blaugrana tetap perkasa lewat dua gol Marcus Rashford, yang kini dipinjam dari Manchester United. Kemenangan itu menjadi bagian dari rentetan lima kemenangan beruntun. Hal ini membawa Barca kembali memuncaki klasemen La Liga setelah mengatasi Getafe, Real Oviedo, hingga Real Sociedad.

Ket. Foto: Penyerang Barcelona Lamine Yamal (kiri), dan Gelandang Paris Saint-Germain, Vitinha — Sumber: Josep LAGO/ FRANCK FIFE/ AFP

Kebangkitan itu kian berarti karena rival utama Real Madrid sempat tersungkur dengan kekalahan telak 2-5 dari Atletico. Hansi Flick pun membawa tim asuhannya kembali menguasai persaingan perebutan gelar domestik, dengan produktivitas rata-rata tiga gol per laga. Dalam ajang Eropa, catatan impresif. Mereka mengukir enam dari tujuh laga kandang terakhir di Liga Champions selalu diwarnai minimal tiga gol. Total 75 gol dicetak dalam 17 laga kandang terakhir.

PSG datang sebagai juara bertahan. Musim lalu mereka mengangkat trofi pertama usai melumat Inter Milan 5-0 di final. Musim ini, mereka membuka langkah dengan kemenangan telak 4-0 atas Atalanta di Parc des Princes. Marquinhos, Khvicha Kvaratskhelia, Nuno Mendes, dan Gonçalo Ramos bergantian mencatatkan nama di papan skor.

Namun badai cedera mengiringi tim asuhan Luis Enrique. Peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembele, harus absen hingga akhir Oktober karena cedera paha. Kapten Marquinhos, Joao Neves, Fabian Ruiz, serta penyerang muda Desire Doue juga masuk ruang perawatan. Kvaratskhelia bahkan diragukan tampil usai bermasalah dengan hamstring saat melawan Auxerre. Enrique masih menaruh harapan pada Vitinha yang kemungkinan pulih tepat waktu.

Yamal Pulih

Di kubu tuan rumah, kembalinya Lamine Yamal memberi energi baru. Pemain berusia 18 tahun yang hampir saja menjadi peraih Ballon d’Or termuda, langsung membuat dampak saat memberi assist untuk Robert Lewandowski dalam kemenangan atas Real Sociedad akhir pekan lalu. “Kehadirannya di lapangan sudah menjadi ancaman,” puji pelatih Sociedad, Sergio Francisco.

Flick pun menyambut kembalinya wonderkid (bocah ajaib) itu dengan optimistis. “Dia langsung menunjukkan kekuatan luar biasa, kemampuannya menciptakan peluang dan umpan terakhir. Senang memilikinya kembali,” ujar Flick. Namun, Blaugrana tetap pincang dengan absennya Marc-Andre ter Stegen, Gavi, Joan Garcia, Fermin Lopez, dan Raphinha. Wojciech Szczesny kembali dipercaya menjaga gawang menggantikan Ter Stegen.

Yamal sudah mengoleksi lebih dari 100 penampilan sejak debut di usia 15 tahun pada tahun 2023. Dia mencetak 27 gol dan dua kali juara La Liga. Nomor 10 legendaris yang pernah dikenakan Messi kini berada di punggungnya, dan perbandingan dengan sang maestro pun tak terhindarkan. “Kamu harus mendaki untuk sampai ke puncak,” tulis Yamal di Instagram usai gagal meraih Ballon d’Or. Laga menghadapi PSG bisa menjadi pijakan pertama dari pendakian itu. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Barcelona 4-2-3-1

Szczesny

Kounde, Cubarsi, Araujo, Martin

Pedri, De Jong

Yamal, Olmo, Rashford

Lewandowski

Paris Saint-Germain 4-3-3

Chevalier

Hakimi, Zabarnyi, Pacho, Mendes

Lee, Vitinha, Zaire-Emery

Mbaye, Ramos, Barcola

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.