Komisi II DPR RI Dorong Pemerataan Infrastruktur di Kepri: Jangan Hanya Fokus di Batam!
Selasa, 30 Sep 2025, 15:00 WIBTANJUNGPINANG - Pembangunan infrastruktur dan inovasi di Kepulauan Riau (Kepri) harus lebih merata. Infrastruktur masih terkonsentrasi di Batam.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf, saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Kantor Gubernur Kepri, Senin (29/9)Â
Menurutnya, daerah lain seperti Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang membutuhkan dukungan interkoneksi agar bisa ikut tumbuh.
âInfrastruktur masih terkonsentrasi di Batam. Daerah lain belum terkoneksi dengan baik. Ini harus jadi perhatian pemerintah pusat agar pembangunan lebih merata,â kata Dede Yusuf di Kantor Gubernur Kepri, Senin (29/9) seperti disiarkan media resmi DPR RI, Parlementaria.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi sebagai motor pembangunan dan investasi. âKalau kita tidak berinovasi, negara lain akan melakukannya, dan aliran dana justru masuk ke mereka. Inovasi itu bisa dari SDM, teknologi, atau percepatan infrastruktur,â jelasnya.
Selain itu, Dede menyoroti pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam pengawasan perbatasan. Menurutnya, banyak pintu masuk di Kepri yang rawan perdagangan ilegal, penyelundupan, hingga narkoba.
âKalau semua instansi, mulai dari TNI, Polri, hingga pemerintah daerah, bisa terkoordinasi dengan baik, pengawasan akan lebih efektif,â ujar Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.
Dede berharap, dengan sinergi pusat dan daerah, Kepri bisa tumbuh sebagai pusat ekonomi sekaligus benteng pertahanan negara.
âKepri ini berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Kita harus jadikan posisi ini sebagai peluang, bukan kelemahan,â tegasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: Pelestarian Lengger Banyumas Perkuat Karakter Generasi Penerus
-
Joie Luncurkan Porto Cabin Stroller di Mommy n Me 2026, Intip Fitur dan Harganya
-
Tahapan Penerimaan Murid Baru SMA dan SMK di Kalimantan Tengah
-
Tuding Rugikan Hubungan Bilateral, Tiongkok Larang Menhan Filipina Masuk Wilayahnya
-
Nilai tukar rupiah terendah terhadap dolar AS
-
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS
-
Program E-Learning ASN Berintegritas KPK: 1.363 ASN Pemprov Banten Dinyatakan Lulus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.