Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Umumkan Tarif Tinggi 100% untuk Produk Farmasi Bermerek atau Dipatenkan, Picu Perang Dagang Baru

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis

Serangan tarif akan menyalakan kembali ketakutan atas inflasi di ekonomi AS, yang terbesar di dunia.

Trump sedang dalam misi untuk membangun kembali manufaktur melalui kebijakan proteksionis yang menandai pembalikan total kebijakan AS modern untuk mempertahankan ekonomi yang terbuka dan bergantung pada impor.

Pemerintahannya telah mengenakan tarif dasar sebesar 10 persen pada semua negara, dengan tarif individual yang lebih tinggi pada negara-negara yang ekspornya ke AS jauh melebihi impor.

Presiden juga telah menggunakan kekuasaan darurat untuk mengenakan tarif tambahan pada mitra perjanjian dagang Kanada dan Meksiko, serta pada China, dengan alasan kekhawatiran atas perdagangan fentanil dan imigrasi ilegal.

Belum jelas bagaimana tarif baru yang berlaku minggu depan akan memengaruhi tindakan yang sudah ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.