- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Tempatkan Sistem Pertah...
AS Tempatkan Sistem Pertahanan Udara Kubah Besi di Markas Pasukan AS di Korsel
Kamis, 25 Sep 2025, 20:05 WIBSEOUL - Sistem pertahanan udara terbaru Amerika Serikat (AS), Indirect Fire Protection Capability (IFPC), untuk pertama kalinya ditempatkan di markas pasukan AS di Korea Selatan (USFK).
Berdasarkan laporan foto dan video Kementerian Pertahanan AS, DVIDS, Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Randy George mengunjungi Brigade Artileri Pertahanan Udara ke-35 di Pangkalan Udara Osan pada 22 September lalu.
Dari foto terkait, terdapat peluncur rudal ke udara berwarna kuning yang disebut sebagai peluncur IFPC. IFPC merupakan sistem senjata darat yang mampu menghadapi berbagai ancaman udara, termasuk drone, rudal jelajah, serta serangan roket, artileri, dan mortir.
Dengan radar pertahanan generasi terbaru, sistem ini dapat mendeteksi ancaman rendah di segala arah dan mencegatnya, sehingga dijuluki sebagai 'Iron Domeâ versi Amerika.
Penempatan ini dipandang sebagai respons terhadap ancaman drone dari Tiongkok dan penguatan drone Korea Utara.
Belakangan ini USFK juga menerapkan alutsista canggih lainnya, termasuk drone tempur MQ-9A Reaper, pesawat pengintai terbaru Athena-R, serta jet tempur siluman F-35.
Dalam kunjungannya, Jenderal George juga meninjau Camp Casey di Dongducheon dan Camp Humphreys di Pyeongtaek, serta bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat Korea Selatan Jenderal Kim Kyu-ha setelah melihat langsung platform Athena-R.
DVIDS menekankan bahwa kunjungan Randy George menunjukkan komitmen berkelanjutan pimpinan tertinggi Angkatan Darat AS untuk mendukung pertahanan negara dan aliansi.
DVIDS juga menegaskan kembali tekad kuat Korea Selatan dan AS dalam memperkuat kekuatan gabungan. KBS/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
AI Anthropic Diklaim Tembus Hampir Semua Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam, Pemerintah AS Langsung Bertindak
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Pemprov DKI Bakal Segel Gedung yang Abaikan Sertifikat Laik Fungsi
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.