Dembele Ikuti Jejak Zidane dan Benzema
Rabu, 24 Sep 2025, 07:39 WIBPARIS â Ousmane Dembele menutup tahun gemilangnya dengan gelar individu paling prestisius di dunia sepak bola. Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon dâOr 2025 pada malam penghargaan di Paris, Selasa (23/9) dini hari WIB. Dia ikuti jejak pemain Prancis lain yang meraih penghargaan tersebut, Karim Benzema pada tahun 2022.
Dembele tidak bisa menahan air mata ketika berbicara soal keluarganya. âSaya tidak ingin menangis, tapi begitu menyebut keluarga, orang-orang yang selalu ada untuk saya, air mata itu keluar dan tidak bisa dibendung,â ucap Dembele dengan suara bergetar. Pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa penghargaan ini tak pernah menjadi target pribadinya.
âItu bukan tujuan personal. Tapi ketika Anda bisa meraih trofi sebesar ini, rasanya luar biasa. Tentu saja saya bahagia dan sangat gembira,â ujarnya. Dembele menyebut Ballon dâOr ini juga milik PSG. âYa, ini untuk tim, untuk semua fans, seluruh pendukung Paris, staf, dan para pemain,â tegasnya.
Musim lalu, Dembele menjadi motor utama keberhasilan PSG merebut gelar Liga Champions pertama mereka. Salah satu momen ikonik tersaji di final di Allianz Arena, Munich, ketika tatapan tajamnya mengintimidasi kiper Inter Milan, Yann Sommer. Dari situ lahirlah pesta gol 5-0 yang menutup penantian panjang PSG di pentas Eropa.
Sejak direkrut dari Barcelona pada 2023, Dembele berkembang di bawah arahan Luis Enrique. Dari winger labil, dia menjelma penyerang lengkap. Enrique memberinya kebebasan bergerak ke tengah, menciptakan ruang, hingga memimpin tekanan dari lini depan. âOusmane bisa menjadi pemain yang ia inginkan. Jika percaya diri di depan gawang, dia tak punya tandingan. Dia fenomenal,â ujarnya.
Statistik musim 2024-25 mencatat pencapaian terbaik Dembele: 35 gol dan 14 assist dari 53 laga, termasuk 21 gol Ligue 1 yang menjadikannya top skor. Dua assist diberikannya di final Liga Champions.
Data UEFA menunjukkan Dembele melakukan sprint terbanyak di laga final, memimpin pressing PSG sejak menit awal.
Luis Enrique menilai aspek itu sama pentingnya dengan gol. âSaya yakin dia pantas meraih Ballon dâOr, bukan hanya karena trofi atau jumlah gol, tapi juga karena pressing-nya. Ia melakukannya sepanjang musim, terutama di final,â ujar Enrique. ben/AFP/G-1
- Ballon d'Or Putri 2025
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.