BPBD Lebak Minta Warga Waspada Tanah Bergerak

Selasa, 23 Sep 2025, 10:31 WIB

LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten meminta masyarakat di 28 kecamatan di daerah itu waspada tanah bergerak dengan melakukan mitigasi bencana tersebut agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kita sudah menyampaikan kepada aparatur kecamatan dan desa untuk meningkatkan kewaspadaan bencana pergerakan tanah, karena adanya perubahan cuaca ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir," kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama, di Lebak, Selasa (23/9).

Ket. Foto: Sejumlah warga Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak gotong royong membangun rumah korban tanah bergerak. — Sumber: ANTARA

Hingga saat ini, 28 kecamatan di Kabupaten Lebak masuk kategori rawan bencana tanah bergerak karena kondisi tanah labil dan banyak pegunungan, perbukitan, serta daerah aliran sungai.

Belum lama ini,  tanah bergerak terjadi di Kecamatan Warunggunung dan Cikulur dengan tercatat tujuh rumah rusak berat, bahkan salah satu di antaranya roboh.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan bencana alam tersebut, terlebih cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.

"Bila cuaca ekstrem berlangsung maka masyarakat mencari tempat perlindungan yang lebih aman dari ancaman bencana pergerakan tanah," katanya.

Ia menyebut di antara 28 kecamatan yang masuk skala tinggi rawan tanah bergerak, yakni Kecamatan Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Sobang, dan Leuwidamar.

Di sejumlah daerah itu, ujar dia, terkadang bencana tanah bergerak melanda permukiman/perkampungan masyarakat.

"Kami kini sudah memetakan beberapa desa di lima kecamatan rawan pergerakan tanah," katanya.

Udin (60), seorang warga Kabupaten Lebak mengaku bersama warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung gotong royong untuk membangun rumah tetangga, Habsah (65), yang roboh karena terdampak tanah bergerak.

"Kami berharap pekerjaan rumah Habsah yang kini sudah ditinggal suami meninggal dunia bisa kembali ditempati lagi," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Lapor Presiden, Menteri PU: Jalan Nasional Flores 100% Sudah Terbuka

Timnas Voli Putri Indonesia Melaju ke Perempat Final AVC Continental 2026

Tarif Parkir di Jakarta Naik? Dishub DKI Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Hanya Usulan

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi.

WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos

"Jakarta One Running Series 2026" Hadir di 5 Titik Kota Jakarta, Simak Rangkaian Acaranya!

Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Polresta Tangerang Sekat Jalur Tol dan Stasiun Cegah Massa Aksi ke Jakarta, Inikah Negara Demokrasi?

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

Bali Makin Jadi Magnet Dunia, Penumpang Asing Dongkrak Trafik Bandara I Gusti Ngurah Rai

Harga Daging Mulai Bergejolak, Bapanas Intervensi Pasar

PLTS Pulau Sembur Jadi Mesin Ekonomi, Warga Tak Lagi Bergantung Genset

WhatsApp Sebut Kesalahan Sistem Buat Banyak Akun Pengguna Terblokir

Demo Besar-besaran pada Kamis (27/8), Polri Imbau Demonstrans Tertib dan Damai

UNDIP Gebrak Pertanian, Sawah Modern Ramah Lingkungan Siap Jadi Percontohan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.