Dua Jembatan di Nagekeo NTT Terputus, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Darurat
Minggu, 21 Sep 2025, 11:18 WIBNAGEKEO- Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan TNI Kodam IX/Udayana membangun jembatan bailey darurat sebagai pengganti sementara dua jembatan yang terputus akibat banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengiriman logistik untuk mempercepat rehabilitasi pasca banjir bandang.
Jembatan bailey darurat dibangun pada Jembatan Teodhae 1 dan Teodhae 2, masing-masing dengan panjang bentang 30 meter. Pembangunan jembatan bailey di Teodhae 1 dikerjakan oleh BPJN NTT, sementara jembatan bailey di Teodhae 2 dilaksanakan oleh Tim Kodam IX/Udayana.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi dalam penanganan darurat infrastruktur. âPembangunan jembatan darurat ini merupakan upaya cepat pemerintah untuk memulihkan kembali akses masyarakat yang sempat terputus. Kerja sama antara BPJN NTT dan TNI Kodam Udayana menunjukkan semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pasca bencana,â ujar Menteri PU Dody
Pada Saat ini (19/9), pekerjaan jembatan bailey masih difokuskan pada Jembatan Teodhae 1. Beberapa tahapan yang sudah berjalan yakni pekerjaan galian untuk abutment jembatan, Perakitan kawat bronjong untuk dudukan jembatan bailey dan Mobilisasi 2.700 unit kawat bronjong ke lokasi.
Pekerjaan dasar ini merupakan bagian dari persiapan pondasi, yang ditargetkan selesai pada minggu ke-4 September 2025, sebelum dilanjutkan dengan perakitan rangka bailey.
Kementerian PU menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana. Kehadiran jembatan bailey darurat diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat Nagekeo dan sekitarnya.Â
- Kabupaten Nagekeo
- Jembatan Darurat
- jembatan bailey
- Kementerian PU
- banjir ntt
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Gempa Sulteng! Menteri PU Cek Langsung Jembatan Goyang, Prioritas Infrastruktur Dasar
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Pantura Urat Nadi Logistik RI Dipercepat! Jalan Kudus-Pati-Rembang Segera Mulus, 202 Miliar Digelontorkan
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.