Viral Tren Zone Zero: Olahraga Super Ringan Tanpa Keringat, Cocok Buat Kaum Mageran

Jumat, 19 Sep 2025, 09:15 WIB
JAKARTA - Siapa bilang olahraga harus bikin ngos-ngosan, keringat bercucuran, dan napas tersengal-sengal? Sebuah tren baru bernama Zone Zero justru membuktikan sebaliknya.
Olahraga ini viral karena menekankan gerakan super ringan yang terasa hampir seperti tidak berolahraga, namun diam-diam menyimpan manfaat besar untuk kesehatan jangka panjang.
Bayangkan, berjalan kaki pelan, bersepeda santai, yoga ringan, atau sekadar berkebun di halaman. Aktivitas sederhana ini sering dianggap “bukan olahraga”, padahal inilah inti dari konsep Zone Zero.
Tidak ada paksaan, tidak ada target kalori, dan sama sekali tidak ada tekanan harus mencapai performa maksimal.
Justru inti dari olahraga ini adalah menjaga tubuh tetap bergerak dalam ritme rendah, cukup santai hingga kamu bisa mengobrol panjang lebar tanpa terengah.
Pelatih kebugaran Kate Rowe-Ham menjelaskan, Zone Zero berarti menjaga detak jantung tetap di bawah 50% dari kapasitas maksimal. Artinya, tubuh bergerak di level paling dasar dari semua zona latihan.
Jika zone 1 biasanya ada di kisaran 50-60%, maka Zone Zero berada di bawahnya, hampir tidak terasa, tapi tetap bermanfaat.
Menariknya, konsep ini semakin populer di luar kalangan akademisi karena dianggap sebagai pintu masuk sempurna bagi siapa saja yang ingin hidup lebih aktif tanpa harus menderita di gym.
Bagi pemula, orang dengan kesibukan padat, bahkan mereka yang mengaku “mager”, olahraga ini bisa jadi solusi praktis.
Lebih mengejutkan lagi, sejumlah penelitian mengungkap bahwa aktivitas ringan semacam ini mampu menurunkan risiko penyakit kronis, meningkatkan kualitas hidup, hingga memperpanjang usia.
Dengan kata lain, Zone Zero adalah rahasia kecil untuk hidup sehat tanpa harus repot-repot memforsir tubuh.
Apa saja bentuk latihan Zone Zero? Hampir semua aktivitas sehari-hari bisa masuk kategori ini, selama detak jantung tetap rendah.
Contohnya, berjalan santai keliling kompleks, bersepeda ringan tanpa target jarak, yoga pemula, peregangan, latihan mobilitas, hingga pekerjaan rumah tangga sederhana seperti menyapu atau berkebun.
“Zone Zero adalah gerakan yang nyaris tanpa usaha. Kamu masih bisa bernapas normal, berbincang tanpa terganggu, bahkan kadang lupa bahwa sebenarnya sedang berolahraga,” jelas Rowe-Ham.
Faktanya, kamu mungkin sudah melakukannya tanpa sadar setiap hari!
Tren ini kini menjadi jawaban bagi banyak orang yang ingin sehat tapi malas olahraga berat.
Jadi, kalau kamu termasuk tim “mager”, jangan khawatir, mulailah dengan Zone Zero, olahraga tanpa rasa tersiksa tapi penuh manfaat luar biasa.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.