Pemerintah Siapkan Pembiayaan untuk 20 Ribu Kopdes
Jumat, 19 Sep 2025, 01:00 WIBJakarta - Pemerintah menargetkan sebanyak 20 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menerima pembiayaan tahun 2025 sebagai bagian dari upaya mempercepat operasional 80 ribu koperasi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan setiap koperasi akan mendapatkan plafon pembiayaan hingga 3 miliar rupiah, yang dapat digunakan untuk modal kerja serta investasi pembangunan infrastruktur seperti gudang penyimpanan dan pengadaan truk operasional.
âTarget awalnya adalah 20 ribu koperasi Merah Putih yang akan dibangun secara ideal,â ujar Ferry usai serah terima jabatan Wakil Menteri Koperasi di kantor Kemenkop, Jakarta, Kamis (18/9).
Seperti dikutip dari Antara, Ferry menjelaskan untuk mempercepat proses pencairan dana, pemerintah tengah menyempurnakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman Dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Revisi ini bertujuan menghilangkan hambatan birokrasi, seperti kewajiban mendapatkan persetujuan dari kepala daerah dan musyawarah desa khusus (musdesus) dalam setiap proposal bisnis koperasi.
Ia menambahkan pemerintah juga akan menggelar sosialisasi kepada dinas-dinas terkait, didampingi oleh BUMN dan bank penyalur, agar pengurus koperasi memahami standar pencairan dan penyusunan proposal.
Ferry menambahkan sebanyak 1.064 proposal koperasi telah diajukan kepada bank Himbara, dan 100 koperasi telah mulai beroperasi sebagai bagian dari pengembangan awal atau koperasi percontohan.
Pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan dana sebesar 16 triliun rupiah dari sisa anggaran lebih (SAL) APBN 2025 untuk mendukung pembiayaan operasional koperasi. Dana tersebut ditempatkan di bank-bank Himbara, yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BSI.
Pemerintah juga telah menempatkan uang negara sebesar 200 triliun rupiah ke lima bank: BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI, untuk mendukung program ini.
Modal Kerja
Secara terpisah, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa peminjaman dana untuk Kopdes Merah Putih sudah dapat diajukan pencairannya pekan depan sesuai janji Menteri Keuangan (Menkeu)Â Purbaya Yudhi Sadewa.
"Dijanjikan dua hari (oleh Menkeu). Senin depan mudah-mudahan sudah bisa muncul itu duitnya Rp3 miliar per kopdes," kata Zulhas dalam sambutannya pada penyerahan bantuan beras, di Banda Aceh, Aceh, Kamis.
Dia menyampaikan, pemerintah sudah mengalokasikan uang sebesar 200 triliun rupiah melalui perbankan, dan khusus untuk masyarakat Aceh melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Terkait pencairan dana pinjaman untuk Kopdes Merah Putih ini sedang menyiapkan proposal sederhana terkait petunjuk teknisnya, dan bakal selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan.
"Rp3 miliar uangnya sudah ada di bank, mudah-mudahan dua tiga hari ini, bisa sudah ada proposal sederhana yang disiapkan untuk kopdes bisa mengajukan," ujarnya pula.
Tetapi, kata dia lagi, sebelum meminjam uang ke bank, kopdes harus terlebih dahulu menyiapkan gudang seluas 400 meter persegi sebagai tempat penampungan hasil pertanian seperti gabah.
Karena selanjutnya, gabah tersebut bakal dibeli oleh Bulog kepada koperasi dengan harga di atas 6.500 rupiah per kilogram. Kemudian, Bulog juga bakal memberikan ongkos tambahan.
"Nanti Bulog beli, kalau Bulog tidak punya uang nanti kita (pemerintah) kasih. Rugi Bulog ya tidak apa-apa untuk stabilisasi, tapi nanti kalau rugi pemerintah yang subsidi. Jadi rakyat tidak rugi," katanya lagi.
- Ekonomi Kerayatan
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.