AFS Global Future Leaders Network 2025 Asah Kemampuan Siswa dari Wilayah Operasi Hulu Migas di Bidang Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 16 Des 2025, 21:05 WIB

Bina Antarbudaya dan SKK Migas meresmikan pembukaan program in-person workshop AFS Global Future Leaders Network 2025, sebuah program kolaborasi dengan SKK Migas bersama KKKS yang bertujuan mengembangkan kompetensi siswa-siswi di wilayah operasi hulu migas di bidang Intercultural Learning, industri minyak dan gas, serta pembangunan berkelanjutan. Program ini memberikan pengalaman kepada pelajar tingkat SMA/sederajat berusia 15–17 tahun untuk mengikuti rangkaian pembelajaran intensif, kolaboratif, dan lintas budaya bersama peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 

Program ini diinisiasi oleh Bina Antarbudaya dan SKK Migas sebagai bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat di bidang pendidikan. Dalam program ini, sejumlah 55 siswa didatangkan dari wilayah operasi hulu migas, seperti Kepulauan Tanimbar, Kutai Kartanegara, Bojonegoro, Aceh Utara, dan Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk para peserta berkolaborasi dan berjejaring dengan peserta lintas wilayah.

Ket. Foto: Siswa dari wilayah operasi hulu migas diasah kemampuannya melalui AFS Global Future Leaders Network 2025. — Sumber: Bina Antarbudaya

Sebelum mengikuti pembelajaran di in-person workshop, 55 peserta mengikuti pembelajaran daring melalui sesi live session selama 4 minggu. Sesi tersebut dilaksanakan satu minggu sekali bersama para fasilitator dari berbagai negara. Bahasa yang digunakan selama sesi adalah bahasa Inggris. Sesi dan modul daring mengasah kemampuan siswa dalam kemampuan berpikir kritis dan wicara publik, meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan kesadaran siswa dalam interaksi dengan warga global.

Fani Salsabila, Global Digital Program Specialist Bina Antarbudaya, menyampaikan “Dari 300 pendaftar yang kami terima, terpilih 55 peserta melalui seleksi. Para peserta menunjukkan komitmen dan kegigihan dalam mengikuti serta menuntaskan program dengan baik. Ini adalah kelompok pertama dalam program yang menunjukkan binar di mata sejak kick-off session. Kami berharap para peserta kembali ke daerah masing-masing menyebarkan ilmu, menginspirasi sekitar, serta mengimplementasi proyek nyata supaya menjadi agen perubahan yang baik.”

Program AFS Global Future Leaders Network menghadirkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan kompetensi global (Global Competence). Para peserta tidak hanya belajar konsep ilmiah dan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana ilmu tersebut dapat diterapkan untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat, seperti pembangunan berkelanjutan, pendidikan berkualitas, hingga teknologi ramah lingkungan.

Untuk memperdalam pemahaman tentang pengembangan pemuda dan keberlanjutan komunitas masyarakat, AFS Global Future Leaders Network menyelenggarakan talk show bertema “Social Campaigning, Youth Development, and Community-based Sustainability” dengan Aziz Fasya, Sr. Specialist Social Investment INPEX Masela Ltd. sebagai salah satu 1 narasumber sekaligus perwakilan KKKS. Hal ini menjadi kesempatan para peserta untuk berinteraksi secara langsung dengan ahli di bidangnya. 

Sebagai mitra, SKK Migas berkomitmen mendukung kemajuan kualitas pendidikan generasi muda. “Kemampuan para peserta di luar ekspektasi karena mampu menulis esai dan memiliki bahasa Inggris yang bagus. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan dan informasi tersebar sehingga potensi tidak kalah saing dan merupakan orang-orang pilihan. Para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi, berkoneksi, dan berkolaborasi. Kami berharap di hulu migas akan hadir engineer dari perkumpulan saat ini,” ujar Roy Widiartha, Kepala Kelompok Kerja Pengembangan Masyarakat SKK MIGAS. 

Program AFS Global Future Leaders Network 2025 yang didukung oleh 10 KKKS-SKK Migas membuktikan kepercayaan terhadap Yayasan Bina Antarbudaya. Sepuluh KKKS tersebut memiliki wilayah operasi hulu migas yang tersebar di Indonesia, yaitu Pertamina Hulu Mahakam, Bumi Siak Pusako, Pertamina EP, Premier Oil Andaman, PetroChina International Jabung, Premier Oil Natuna Sea, ExxonMobil Cepu Limited, Pertamina Hulu Rokan, Mubadala Energy South Andaman, Petronas Carigali Ketapang II, dan Inpex Masela Ltd. Yayasan Bina Antarbudaya membuktikan bahwa program pendidikan inklusif sangat penting untuk generasi muda. 

Dengan pengalaman hampir 40 tahun sejak didirikan pada 1985, Yayasan Bina Antarbudaya telah membina ribuan pemuda menjadi pemimpin yang menjunjung perdamaian dan keadilan global, didukung oleh jaringan volunteer di 20 chapter yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bukti komitmen Yayasan Bina Antarbudaya dalam menyediakan pendidikan lintas budaya yang inklusif dan berkualitas, didukung oleh jaringan AFS Intercultural Programs di lebih dari 80 negara.

  • CSR Migas

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.