Pelari Portugal Isaac Nader Buat Kejutan

Jumat, 19 Sep 2025, 07:10 WIB

TOKYO - Daya tarik kompetisi olahraga selalu terletak dalam kejutan. Rabu (17/9) malam waktu setempat, kejutan itu datang dari Isaac Nader. Pelari nomor 1.500 meter asal Portugal tersebut membuat sensasi besar dengan merebut gelar juara dunia. Ini sekaligus mempersembahkan emas pertama bagi negaranya di nomor bergengsi itu.

Nader, 24 tahun, melakukan sprint menawan di lintasan lurus terakhir untuk menyalip Jake Wightman dari Inggris yang harus puas dengan medali perak. “Ada yang meragukan dan mengatakan saya tak akan pernah bisa meraih ini. Tapi sekarang di sini, saya juara dunia, dan atlet Portugal pertama yang juara 1.500 meter,” ujar Nader.

Ket. Foto: Atlet Portugal, Isaac Nader, merayakan medali emasnya setelah memenangkan final lari 1500m putra pada Kejuaraan Atletik Dunia di Tokyo pada 17 September 2025. — Sumber: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP

Wightman tetap puas setelah tiga tahun berjuang pasca cedera sejak juara dunia 2022. Sebaliknya, juara bertahan Josh Kerr harus gigit jari usai cedera membuatnya tersisih di tengah lomba.

Sementara itu, hasil lebih bisa diprediksi hadir dari sektor lompat galah putri. Katie Moon, di usia 34 tahun, membuktikan dominasinya dengan merebut mahkota dunia ketiga beruntun.

Lompatan terbaiknya 4,90 meter memang masih jauh dari rekor dunia 5,06 meter milik Yelena Isinbayeva, namun cukup untuk menjaga supremasi.

“Semua medali itu istimewa, tapi yang ini terasa berbeda. Semakin tua, semakin berat, tapi justru itu membuatnya berharga,” ujar Moon.

Persaingan di lompat jauh putra memunculkan juara baru. Mattia Furlani dari Italia, yang tahun lalu merebut perunggu Olimpiade, membuktikan kapasitasnya dengan lompatan 8,39 meter. Sebaliknya, juara bertahan dan peraih emas Olimpiade dua kali, Miltiadis Tentoglou, tampil di luar performa dan hanya finis ke-11.

Di nomor jarak jauh putri, tradisi “Faith” kembali berlanjut. Setelah Faith Kipyegon merebut emas 1.500 meter sehari sebelumnya, giliran Faith Cherotich yang berjaya di 3.000 meter steeplechase. Atlet Belanda Femke Bol juga menjaga asa di 400 meter gawang.

Dengan absennya Sydney McLaughlin-Levrone yang kini fokus ke nomor 400 meter datar, Bol punya peluang besar mempertahankan gelar dunianya, sebagaimana pada tahun 2023. ben/AFP/G-1

  • Kejurnas Atletik

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.