Kanada dan Meksiko Sepakat Capai Kesepakatan Perdagangan yang Lebih Adil dengan AS

Jumat, 19 Sep 2025, 08:50 WIB

MEXICO CITY - Pemimpin Kanada dan Meksiko pada hari Kamis (18/9) mempertahankan kesepakatan perdagangan bebas tiga arah mereka dengan Amerika Serikat. Mereka sepakat untuk membuatnya "lebih adil" dalam menghadapi tekanan tarif dari Presiden Donald Trump.

Setelah berunding di Meksiko dengan Presiden Claudia Sheinbaum, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan keduanya "berkomitmen" terhadap Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), dan menyatakan bahwa perjanjian tersebut telah "membantu menjadikan Amerika Utara negara dengan perekonomian yang diidamkan dunia."

Ket. Foto: Perdana Menteri Kanada Mark Carney (kiri) dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (kanan) bertemu di Mexico City untuk merundingkan kembali pakta perdagangan Amerika Utara. — Sumber: AFP

Sheinbaum mengatakan dia "optimistis" tentang masa depan perjanjian tersebut, yang ingin dinegosiasikan ulang oleh Trump dengan persyaratan yang lebih menguntungkan bagi produsen AS.

"Saya yakin USMCA akan menang," katanya.

Perjanjian yang berlaku sejak 2020 itu akan ditinjau kembali tahun depan. 

Hal ini penting bagi perekonomian Meksiko dan Kanada, yang masing-masing mengirimkan sekitar 80 persen dan 75 persen ekspornya ke Amerika Serikat.

Trump telah mengenakan tarif pada beberapa ekspor dari Kanada dan Meksiko dan mengancam hukuman lebih lanjut jika mereka gagal mengekang migrasi lintas batas dan perdagangan narkoba.

"Dalam dunia yang saling bergantung, tidak ada negara yang dapat mengisolasi dirinya sendiri," ujar Carney dalam konferensi pers bersama Sheinbaum. "USMCA adalah kekuatan bersama, kekuatan ketiga negara bersama."

USMCA menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang ditandatangani pada tahun 1990-an.

Kesepakatan-kesepakatan berikutnya secara mendasar mengubah perekonomian Amerika Utara selama tiga dekade, menciptakan tingkat saling ketergantungan yang tinggi antara ketiga mitra.

Namun, perang dagang Trump secara signifikan telah mengganggu rantai pasokan lintas batas.

Trump mengenakan bea masuk sebesar 35 persen terhadap barang-barang Kanada yang tidak termasuk dalam perjanjian, dan pungutan sebesar 25 persen terhadap barang-barang Meksiko yang serupa.

Tarif tersebut merugikan sektor otomotif, baja, dan aluminium penting Kanada, yang mengakibatkan hilangnya pekerjaan, dan juga menimbulkan kerugian bagi industri otomotif dan baja Meksiko.

Maju Bersama

Baik Sheinbaum maupun Carney telah berupaya mencapai kesepakatan sampingan dengan Trump, tetapi pada hari Kamis mereka bersikeras tidak bersaing satu sama lain.

"Kita akan maju bersama," Carney meyakinkan.

Keduanya juga berjanji akan meningkatkan perdagangan bilateral menggunakan pelabuhan Kanada dan Meksiko, daripada mengirim barang melalui jalan darat atau kereta api di seluruh Amerika Serikat. 

Perdagangan bilateral antara Meksiko dan Kanada tahun lalu berjumlah di bawah $32 miliar -- lebih dari 20 kali lebih rendah daripada jumlah yang dimiliki masing-masing dengan Amerika Serikat.   

Meksiko merupakan mitra terbesar ketiga Kanada dan Kanada merupakan mitra terbesar kelima Meksiko.

  • Kebijakan Tarif AS

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.