Bakamla RI Bahas Konsep Social Return on Investment (SROI)
Jumat, 19 Sep 2025, 13:35 WIBDirektorat Litbang Bakamla RI melaksanakan rapat pembahasan Konsep Social Return on Investment (SROI) pada kajian âPotensi Pendapatan Negara dari Keberadaan Bakamla RI dengan Tolok Ukur IKLNâ, bertempat di Kantor Rawamangun, Jakarta Timur, kemarin.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Litbang Kamla, Laksma Bakamla Arif Agus Suharto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kontribusi Bakamla RI terhadap pertumbuhan ekonomi maritim tidak hanya sebatas pada aspek keamanan laut, namun juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.
âKeamanan dan kedaulatan laut merupakan fondasi penting bagi pengembangan sektor maritim. Dengan terciptanya ekosistem maritim yang aman dan kondusif, maka sektor ekonomi maritim dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Walaupun Bakamla RI bukan institusi pajak atau PNBP, keberadaannya jelas memberikan dampak ekonomi yang dapat dihitung melalui pendekatan seperti Social Return on Investment (SROI),â ujar Laksma Arif.
Dalam pemaparannya, Kolonel Bakamla Tuti Ida Halida, S.T., M.I.T.M., menjelaskan bahwa SROI merupakan kerangka evaluasi yang mengukur dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam bentuk nilai ekonomi. Hasil analisa awal menunjukkan bahwa setiap anggaran yang diinvestasikan dalam kegiatan patroli laut Bakamla RI memberikan manfaat sosial. Dengan demikian, kegiatan patroli yang dilakukan Bakamla RI tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga mendukung pertumbuhan PNBP perikanan tangkap, peningkatan produktivitas perikanan, hingga peningkatan ekspor hasil perikanan.
âData ini menunjukkan betapa besar return sosial dari kegiatan patroli Bakamla RI. Investasi yang dikeluarkan negara untuk operasi keamanan laut terbukti memberikan nilai manfaat berlipat, baik bagi masyarakat, sektor maritim, maupun negara,â jelas Kolonel Tuti.
Kegiatan rapat diikuti oleh puluhan perwakilan unit kerja Bakamla RI yang terkait dengan penyusunan kajian serta pengumpulan data. Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak masukan berharga dari peserta, terutama terkait penyelarasan data agar analisis SROI dapat lebih komprehensif.
Ke depan, hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan strategi Bakamla RI dalam memperkuat argumen mengenai pentingnya investasi negara di sektor keamanan laut. Lebih jauh lagi, SROI dapat menjadi alat advokasi untuk meningkatkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, maupun mitra internasional dalam mendukung keamanan dan keselamatan maritim Indonesia.
- Bakamla RI
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Perkuat Keamanan Laut, Bakamla RI dan Pemerintah Inggris Teken Kerja Sama
-
Bakamla RI Raih Penghargaan Indeks Reformasi Hukum Tahun 2025
-
Empat Nelayan Indonesia Dipulangkan, Bakamla RI Lakukan Penjemputan di Perbatasan Laut Malaysia
-
Bakamla RI dan Hellenic Coast Guard Gelar Bilateral Meeting 2025: Perkuat Keamanan Maritim
-
Kecelakaan Kapal di Sunda Kelapa, Bakamla RI Lakukan Penanganan Cepat
-
KN. Kuda Laut-403 Beri Edukasi Maritim pada Siswa TK Kristen Kalam Kudus Ambon
-
Bakamla RI Kembali Kirim KN Pulau Dana-323 dengan 92,2 Ton Bantuan untuk Sumatra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.