Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat Kembali Veto Gencatan Senjata Gaza Pada Resolusi PBB

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Kembali Veto Gencatan Senjata Gaza Pada Resolusi PBB Doc: Reuters

JAKARTA — Amerika Serikat kembali menuai sorotan setelah pada Kamis memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendesak gencatan senjata segera, permanen, dan tanpa syarat di Gaza. Resolusi tersebut juga menuntut agar Israel mencabut semua pembatasan terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah kantong Palestina tersebut.

Rancangan resolusi itu diajukan oleh 10 anggota terpilih dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB. Selain gencatan senjata, dokumen itu menekankan pentingnya pembebasan segera, bermartabat, dan tanpa syarat bagi seluruh sandera yang masih ditahan oleh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya.

Resolusi tersebut sebenarnya mendapat dukungan luas dengan 14 suara setuju. Namun langkah veto Amerika Serikat menjadi penolakan keenam terhadap upaya Dewan Keamanan untuk menghentikan konflik hampir dua tahun antara Israel dan Hamas.

“Kelaparan telah dipastikan terjadi di Gaza, tidak diproyeksikan, tidak dideklarasikan, tidak dikonfirmasi,” kata Duta Besar Denmark untuk PBB, Christina Markus Lassen, kepada dewan sebelum pemungutan suara.

Ia menambahkan bahwa Israel semakin memperluas operasi militernya di Kota Gaza, sehingga memperburuk penderitaan warga sipil. “Akibatnya, situasi bencana ini, kegagalan kemanusiaan dan kemanusiaan ini, yang mendorong kita untuk bertindak hari ini,” ujarnya.

Pemantau kelaparan global bulan lalu menyatakan bahwa Gaza dan wilayah sekitarnya secara resmi telah mengalami kelaparan. Kondisi ini berpotensi meluas ke wilayah lain jika situasi tidak segera diatasi.

Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai pelindung setia Israel di forum internasional, termasuk di PBB. Namun pekan lalu, Washington sempat membuat langkah tidak biasa dengan mendukung pernyataan Dewan Keamanan yang mengecam serangan terhadap Qatar, meski teks itu tidak secara eksplisit menyalahkan Israel.

Langkah langka tersebut dikaitkan dengan tindakan Presiden AS Donald Trump yang menanggapi serangan yang diperintahkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Akan tetapi, veto terbaru pada Kamis menunjukkan Washington kembali ke sikap tradisionalnya dalam memberi perlindungan penuh kepada Israel.

“Hamas bertanggung jawab atas dimulainya dan berlanjutnya perang ini. Israel telah menerima usulan persyaratan yang akan mengakhiri perang, tetapi Hamas terus menolaknya. Perang ini bisa berakhir hari ini jika Hamas membebaskan para sandera dan meletakkan senjatanya,” ujar diplomat AS Morgan Ortagus di hadapan dewan sebelum pemungutan suara.

Israel pun menanggapi langkah Dewan Keamanan yang mengecam serangan terhadap Qatar.

“Namun, secara keseluruhan, saya pikir tingkat kerja sama dengan AS sangat tinggi sehingga kami setuju dengan hal itu,” kata Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, kepada wartawan pada Kamis.

Bagi banyak pihak, veto Amerika Serikat kali ini mempertegas keberpihakannya kepada Israel di tengah meningkatnya krisis kemanusiaan di Gaza. Padahal, kondisi di lapangan semakin memburuk dengan blokade, serangan militer, serta kelaparan yang meluas di kalangan warga sipil Palestina.

Sementara itu, seruan global untuk menghentikan kekerasan terus berdatangan dari berbagai negara anggota PBB. Tekanan internasional terhadap Israel dan sekutunya diharapkan bisa membawa perubahan, meski veto berulang AS menjadi penghalang utama tercapainya kesepakatan di Dewan Keamanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.