Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup Sementara untuk Truk dan Bus, Ini Daftar Gerbang yang Kena Aturan Baru

Rabu, 17 Sep 2025, 15:15 WIB

JAKARTA – PT Jasa Marga melalui Divisi Regional Metropolitan Jabodetabek dan Bandung resmi membatasi akses masuk di sejumlah gerbang Tol Dalam Kota Jakarta mulai Rabu (17/9/2025) pukul 03.00 WIB. Aturan ini berlaku khusus bagi kendaraan Non-Golongan I dan bus, sedangkan kendaraan pribadi tetap diperbolehkan melintas seperti biasa.

Dengan kebijakan ini, kendaraan besar seperti Golongan II yang terdiri dari truk dua gandar, Golongan III truk tiga gandar, Golongan IV truk empat gandar, hingga Golongan V truk lima gandar atau lebih, serta bus, tidak bisa masuk ke beberapa gerbang tol yang ditutup sementara. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran perbaikan infrastruktur pasca terbakarnya tujuh gerbang tol akibat aksi massa di sekitar Gedung MPR/DPR beberapa waktu lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram: @official.jmmetropolitan

Jasa Marga menegaskan bahwa pembatasan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemulihan layanan jalan tol. Melalui akun resmi Instagram @official.jmmetropolitan, pihak perusahaan menjelaskan langkah ini dilakukan demi mendukung revitalisasi gerbang tol yang terdampak.

“Pembatasan ini diberlakukan untuk mendukung pekerjaan revitalisasi gerbang tol yang saat ini sedang berlangsung. Tujuannya agar layanan transaksi bisa kembali normal dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengguna jalan,” tulis Jasa Marga dalam keterangannya.

Adapun gerbang tol yang ditutup untuk kendaraan Non-Golongan I dan bus meliputi sejumlah titik penting di ibu kota. Arah Cawang ditutup di GT Slipi 2, GT Kuningan 1, dan GT Pejompongan. Sedangkan arah Grogol mencakup GT Slipi 1, GT Semanggi 1, dan GT Semanggi 2.

Meski begitu, pengguna jalan tol tidak perlu khawatir karena Jasa Marga sudah menyiapkan gerbang alternatif yang tetap beroperasi. Untuk arah Cawang bisa melalui GT Tanjung Duren, GT Tebet 1, dan GT Kuningan 2. Sementara untuk arah Grogol bisa menggunakan GT Senayan dan GT Tebet 2 yang melayani transaksi normal.

Jasa Marga juga mengingatkan agar pengguna jalan tetap berhati-hati selama berkendara. Mereka diminta mematuhi batas kecepatan yang berlaku serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.

“Keselamatan pengguna jalan tol adalah prioritas utama. Kami imbau pengendara tetap waspada, patuhi aturan, dan ikuti arahan petugas,” tulis Jasa Marga lagi.

Kebijakan pembatasan akses masuk tol ini akan berlaku sampai seluruh proses revitalisasi gerbang selesai dilakukan. Hingga saat itu, kendaraan besar dan bus masih belum diperbolehkan melakukan transaksi di gerbang tol yang terkena penutupan sementara.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terbaru, Jasa Marga menyediakan berbagai kanal resmi. Informasi perkembangan revitalisasi gerbang tol bisa dipantau melalui akun Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, website www.jasamarga.com, serta layanan One Call Center 14080.

Dengan adanya langkah pembatasan ini, diharapkan pekerjaan revitalisasi berjalan lebih cepat dan efisien. PT Jasa Marga berkomitmen menghadirkan layanan jalan tol yang kembali aman, nyaman, dan lancar untuk seluruh pengguna jalan di ibu kota.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.