Myanmar Tiadakan Pemilu 2025 Imbas Pemberontakan Makin Bergolak

Rabu, 17 Sep 2025, 18:49 WIB

ISTANBUL - Otoritas pemilu Myanmar telah mengumumkan bahwa kegiatan pemilu tidak akan diselenggarakan di puluhan daerah pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.

Menurut pemberitahuan resmi di surat kabar milik pemerintah, Global New Light of Myanmar, Komisi Pemilihan Umum (UEC) telah mengumumkan bahwa pemilu Desember tidak akan diselenggarakan di 56 daerah pemilihan Pyithu Hluttaw (Majelis Tinggi), sembilan daerah pemilihan Amyotha Hluttaw (Majelis Rendah), atau 56 daerah pemilihan wilayah atau negara bagian Hluttaw.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Jack Taylor

Keputusan tersebut diambil karena "daerah pemilihan-daerah pemilihan itu dianggap tidak kondusif untuk penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil dalam pemilu demokrasi multipartai," menurut komisi tersebut.

Pemberontak dikabarkan menguasai banyak daerah pemilihan yang dilarang tersebut.

Komisi tersebut mengumumkan pada Agustus bahwa "pemilu demokrasi multipartai" akan diselenggarakan pada 28 Desember 2025.

Pemilihan umum terakhir di negara Asia Tenggara yang mayoritas beragama Buddha itu diadakan pada November 2020 dan dimenangkan oleh Liga Demokrasi Nasional (NLD) yang dipimpin oleh peraih Nobel yang dipenjara, Aung San Suu Kyi.

Namun, pemerintah digulingkan dalam kudeta militer pada Februari 2021. Pengumuman pemilu itu muncul setelah junta militer pada Juli membentuk komisi untuk mengawasi pemilihan umum, yang secara efektif menandakan berakhirnya keadaan darurat.

Pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada 2021 yang menggulingkan pemerintah terpilih yang dipimpin oleh NLD telah menjerumuskan negara tersebut ke dalam keadaan darurat selama lebih dari empat tahun. Ant/Anadolu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.