Makin Panas, Gubernur Sumsel Turunkan Tim untuk Selidiki Pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih. Wali Kota Minta Maaf, tapi Hati Rakyat Kadung Membara

Rabu, 17 Sep 2025, 18:05 WIB

PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bergerak cepat dengan menurunkan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Politik Hukum dan HAM untuk menyelidiki isu pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih karena menegur anak Wali Kota Prabumulih yang membawa mobil ke lingkungan sekolah tersebut.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan dirinya menurunkan TGUPP bidang Politik Hukum dan HAM ke Prabumulih untuk menyelidiki kasus tersebut.

Ket. Foto: Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru — Sumber: antara foto

“Saya utus TGUPP ke Prabumulih untuk mendengarkan seobjektif mungkin. Nanti Kemas Khairul Muhlis yang akan ke Prabumulih,” katanya di Palembang, Rabu (17/9).

Ia mengatakan Wali Kota Prabumulih itu sudah memberikan klarifikasi bahwa Kepsek itu belum dicopot ataupun dimutasi.

“Secara formal kalau dipindahkan dilantik, namun inikan belum ada pelantikan. Maka ini perlu diluruskan, mudah-mudahan bisa segera diselesaikan seobjektif mungkin,” kata Deru.

Sementara itu, TGUPP Kemas Khairul Muhlis menambahkan dirinya akan segera ke Prabumulih untuk mendalami kasus tersebut.

“Saya akan ke Prabumulih dulu baru untuk mengetahui seperti apa kronologinya. Nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut,” kata dia.

Diketahui, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dicopot dari jabatannya setelah beredar isu bahwa pencopotannya terkait dengan teguran yang ia layangkan kepada anak Wali Kota Prabumulih yang membawa mobil. Namun, akhirnya keputusan pencopotan itu dibatalkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Prabumulih, A Darmadi, sebelumnya menegaskan mutasi kepala sekolah adalah hal wajar dalam dunia pendidikan. Darmadi juga menyebutkan adanya faktor lain yang menjadi bahan evaluasi, salah satunya kasus viral chat mesum guru olahraga di bawah kepemimpinan Roni.

Meski menjadi sorotan publik, Roni memilih tidak memperpanjang permasalahan. Ia mengaku ikhlas menerima keputusan mutasi tersebut.

Hingga puncaknya, ajudan Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah, mengumumkan kabar baik melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa Roni Ardiansyah akan kembali bertugas sebagai kepala sekolah dan seorang satpam yang sebelumnya diberhentikan juga akan kembali ke posisinya.

Wali Kota Prabumulih, H Arlan, lantas memberikan klarifikasi di sosial medianya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada Roni dan masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. Arlan juga membantah isu anaknya membawa mobil sendiri ke sekolah. Menurutnya, sang anak selalu diantar, bukan mengemudi.

  • Gubernur Sumsel
  • pencopotan kepala sekolah
  • Tegur Anak Wali Kota Prabumulih

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.