Chelsea Akhiri Era Singkat Rosenior Usai Lima Kekalahan Beruntun

Kamis, 23 Apr 2026, 09:36 WIB

LONDON — Chelsea resmi memecat pelatih Liam Rosenior setelah tim menelan lima kekalahan beruntun di Liga Inggris, demikian pernyataan klub pada hari Rabu (22/4) waktu setempat.

Rosenior, 41 tahun, baru menjabat sedikit lebih dari tiga bulan sejak direkrut dari Strasbourg, klub Prancis yang terafiliasi dengan pemilik Chelsea asal Amerika Serikat. Namun, performa tim yang terus merosot membuat posisinya tak lagi aman.

Ket. Foto: Liam Rosenior. — Sumber: AFP

Kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion pada Selasa menjadi titik akhir. Hasil tersebut menandai pertama kalinya sejak 1912 Chelsea kalah dalam lima laga liga berturut-turut tanpa mencetak satu gol pun, catatan buruk yang membuat mereka tertinggal tujuh poin dari zona Liga Champions.

“Chelsea Football Club hari ini telah berpisah dengan pelatih kepala Liam Rosenior,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.

Klub menegaskan keputusan ini tidak diambil secara gegabah. “Liam selalu menunjukkan integritas dan profesionalisme tinggi sejak ditunjuk di tengah musim. Namun, hasil dan performa terbaru berada di bawah standar yang diharapkan, sementara musim masih menyisakan banyak pertandingan penting,” lanjut pernyataan tersebut.

Asisten pelatih Calum McFarlane akan mengambil alih tim sebagai pelatih interim. Laga pertamanya adalah semifinal Piala FA melawan Leeds United pada akhir pekan ini.

Chelsea juga mengonfirmasi akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan pelatih jangka panjang yang tepat.

Penunjukan Rosenior pada Januari lalu sebenarnya cukup mengejutkan. Ia menggantikan pelatih asal Italia Enzo Maresca, yang meski populer di ruang ganti, dilaporkan berselisih dengan manajemen klub.

Sempat menunjukkan tanda-tanda positif di awal, perjalanan Chelsea kemudian meredup. Mereka tersingkir dari ajang Piala Liga, lalu dipermalukan Paris Saint-Germain dengan agregat 2-8 di babak gugur Liga Champions pada Maret lalu.

Retaknya hubungan antara pelatih dan pemain juga mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Keputusan memecat Maresca sempat dipertanyakan secara terbuka oleh Enzo Fernandez dan Marc Cucurella.

Fernandez bahkan sempat dicoret dari skuad dalam dua pertandingan setelah menyatakan ketertarikannya untuk pindah ke Real Madrid, sebelum akhirnya meminta maaf.

Kekecewaan Rosenior memuncak usai kekalahan dari Brighton. “Saya pernah membela para pemain ketika itu memang perlu, tetapi saya tidak bisa membela performa seperti ini. Ini tidak mencerminkan klub ini maupun apa yang saya tuntut dari tim. Itu harus berubah,” ujarnya. Ia menambahkan, “Saya merasa mati rasa karena sangat marah.”

Chelsea sendiri sempat meraih gelar Piala Dunia Antarklub tahun lalu serta menjuarai UEFA Europa Conference League pada 2024. Namun, pencapaian tersebut dinilai belum sepadan dengan investasi besar hampir satu miliar poundsterling sejak klub diambil alih oleh investor Amerika, Todd Boehly, dari era sukses kepemilikan Roman Abramovich.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.