Dalang Kerusuhan Masih Terus Diburu

Selasa, 16 Sep 2025, 01:15 WIB

JAKARTA – Orang yang berada di balik aksi massa rusuh, hingga kini belum juga diketahui. Namun begitu, Polda Metro Jaya terus memburu dalang kericuhan di sejumlah wilayah Jakarta beberapa waktu lalu. Hingga Senin (15/9), kepolisian telah masuk ke tahap penyidikan terkait kerusuhan unjuk rasa Agustus 2025 lalu.

Sejumlah tersangka penghasutan pun terus didalami, termasuk Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen. “Sudah sampai ke tahap penyidikan. Masih terus dilakukan pendalaman oleh penyidik Ditreskrim Polda Metro Jaya,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, di Jakarta, Senin. Menurutnya, Kapolda Metro Jaya, komitmen akan mengusut tuntas dan mengungkap dalang kerusuhan.

Ket. Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi. — Sumber: ANTARA/Risky Syukur

Dia pun menegaskan kerusuhan serta perusakan fasilitas umum yang terjadi saat unjuk rasa beberapa waktu lalu itu diawali dengan hasutan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. “Temuan penyidik, rangkaian peristiwa kerusuhan tersebut, di antaranya diawali adanya hasutan. Akhirnya mempengaruhi orang untuk melakukan aksi-aksi yang melanggar hukum. Mereka melempar, merusak fasilitas umum, membakar, dan melempar kendaraan. Nah ini yang terus didalami,” ujar Ade Ary.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan orang-orang yang ditangkap kepolisian bukanlah pendemo, melainkan para perusuh. “Jadi, yang kami tangkap, bukan pendemo. Ini harus berkali-kali kami sampaikan supaya masyarakat paham bahwa yang kami amankan adalah perusuh, perusak, dan pembakar. Mereka mengganggu ketertiban umum yang menyebabkan gangguan pidana yang merugikan orang lain,” tutur Ade Ary.

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum tertuang dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Di sisi lain, Polda Metro Jaya menyediakan posko laporan orang hilang pasca-unjuk rasa. Posko terletak di Aula Satiaha Prabu, Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Ade Ary Syam Indradi menyebut posko itu dibentuk sepekan lalu sebagai atensi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terhadap warga yang tengah mencari anggota keluarga hilang pasca-unjuk rasa.

  • aksi kerusuhan

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.