- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Berencana Perketat I...
Trump Berencana Perketat Impor Obat dari Tiongkok
Senin, 15 Sep 2025, 00:00 WIBWASHINGTON - Pemerintahan Trump telah mendiskusikan pembatasan ketat terhadap obat-obatan dari Tiongkok yang, jika diberlakukan, dapat menjungkirbalikkan industri farmasi Amerika Serikat (AS) dan ketersediaan segala hal mulai dari obat generik hingga pengobatan mutakhir.
Inti dari kemungkinan pengetatan ini adalah rancangan perintah eksekutif yang mengancam untuk memutus jalur pasokan pengobatan eksperimental yang ditemukan di Tiongkok. Perusahaan farmasi besar telah membeli hak atas obat-obatan yang dibuat di Tiongkok untuk kanker, obesitas, penyakit jantung, dan penyakit Crohn.
Seperti dikutip dari The Straits Times pada Minggu (14/9), Prospek perintah ini, yang rancangannya diperoleh oleh The New York Times, telah memicu upaya lobi sengit di balik layar oleh dua kelompok yang berlawanan secara diametral masing-masing dengan taruhan miliaran dolar.
Investor terkemuka dan eksekutif perusahaan yang memiliki hubungan dekat dengan Gedung Putih, termasuk miliarder teknologi Peter Thiel, salah satu pendiri Google Sergey Brin, keluarga Koch, dan staf di perusahaan investasi yang dijalankan oleh menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, telah berargumen untuk tindakan keras yang tegas terhadap apa yang mereka pandang sebagai ancaman eksistensial oleh Tiongkok terhadap bioteknologi AS, menurut empat orang yang mendapat informasi tentang lobi mereka dan meminta anonimitas untuk membahas percakapan pribadi.
Para investor ini berisiko kehilangan uang karena mereka memiliki investasi yang sulit dijual di perusahaan-perusahaan Amerika yang masih baru, yang telah berjuang untuk bersaing dengan sektor bioteknologi Tiongkok yang sedang melonjak.
Di sisi lain adalah produsen obat terbesar di dunia, termasuk Pfizer dan AstraZeneca. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka telah melakukan 'belanja besar-besaran' di Tiongkok untuk obat-obatan eksperimental berharga rendah, sekaligus mengabaikan perusahaan-perusahaan bioteknologi Amerika yang lebih kecil yang mengembangkan obat serupa.
Tarik-menarik kepentingan ini menunjukkan betapa kompleksnya hubungan antara kebijakan nasional dan pasar global. Keputusan akhir pemerintahan akan memiliki konsekuensi jangka panjang, baik untuk industri farmasi maupun kesehatan masyarakat di seluruh dunia.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Disney Dikabarkan akan Menghentikan Waralaba TRON setelah TRON: Ares Jeblok di Box Office
-
Keluarga Syok, Anggota TNI Korban Ledakan Amunisi Dimakamkan
-
Meskipun Guru-Siswa Mundur, Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Tetap Dilanjutkan
-
Menjaring Atlet Lari Lewat Ajang "Pare Run 2025" Diikuti 700 Peserta
-
Wali Kota Bandung: Penataan PKL dan Pasar Harus Terpadu dan Berkeadilan
-
Akhirnya! IHSG Menguat, Pasar Modal RI Tersenyum Lebar
-
Bengkulu Kembangkan Zona Kuliner Halal Aman Sehat (Zona KHAS) Demi Majukan Ekonomi Kreatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.