Tenaga Kependidikan UNG Dibekali Keterampilan Manajemen Stres

Selasa, 21 Jul 2026, 23:27 WIB

Gorontalo - Tenaga kependidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dibekali keterampilan manajemen stres dalam upaya mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling UNG Idriyani Idris di Kota Gorontalo, Selasa, mengatakan tenaga kependidikan dalam menangani isu manajemen stres perlu dibekali dengan pelatihan manajemen stres.

Ket. Foto: Tenaga kependidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dibekali keterampilan manajemen stres dalam upaya mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. — Sumber: Antara

"Kegiatan ini mengangkat tema 'Tetap tanggap di bawah tekanan melalui seni mengelola stres'', dalam upaya UNG meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan dalam menghadapi berbagai tekanan pekerjaan yang semakin dinamis," kata Idriyani.

Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai stres di lingkungan kerja, kegiatan ini juga membekali peserta dengan berbagai teknik praktis untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan diri.

Kemampuan mengenali dan mengelola stres merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki setiap tenaga kependidikan.

"Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai manajemen stres, tetapi juga mempraktikkan teknik relaksasi, pelepasan emosi, serta self-care yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Idriyani.

Pengelolaan stres yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan administrasi, serta terciptanya budaya kerja yang lebih positif dan berkelanjutan di lingkungan kampus.

Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama dan Umum UNG Arief Rachman Hakim Abdul juga memberi dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

Ia menilai pelatihan ini menjadi investasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya tenaga kependidikan yang memiliki peran strategis dalam mendukung layanan akademik dan administrasi universitas.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi tenaga kependidikan semakin meningkat, sehingga mampu memberikan pelayanan administrasi yang optimal dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi di UNG,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG Dr Mohamad Hidayat Koniyo mengatakan kesehatan mental tenaga kependidikan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas kinerja institusi.

Dinamika pekerjaan, target yang harus dicapai, perubahan kebijakan, sampai pada berbagai tuntutan pelayanan seringkali menjadi sumber tekanan, yang dapat mempengaruhi kondisi fisik maupun psikologis pegawai apabila tidak dikelola dengan baik.

Pelatihan ini menjadi langkah preventif sekaligus bentuk kepedulian universitas terhadap kesejahteraan tenaga kependidikan.

"Ketika pegawai mampu mengelola stres secara sehat, maka produktivitas meningkat, pelayanan kepada sivitas akademika menjadi lebih baik dan suasana kerja yang harmonis semakin terbangun,” kata Hidayat.

UNG berharap mampu membangun budaya kerja yang lebih adaptif, sehat, dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai.

Tenaga kependidikan yang tangguh secara mental dan profesional, membangun semangat bagi warga UNG, untuk terus menghadirkan layanan pendidikan tinggi berkualitas, serta mendukung terwujudnya universitas unggul dan berdaya saing.

  • Manajemen Stres

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.