Ojek Online di Jateng Bisa Sedikit Bernapas Lega, Pemprov Guyur Insentif Pajak Kendaraan
Jumat, 12 Sep 2025, 22:35 WIBSEMARANG â Insentif pajak kendaraan bagi ojek online dapat menjadi stimulus penting untuk menekan biaya operasional para pengemudi yang sehari-hari mengandalkan kendaraan sebagai sumber pendapatan.
Keringanan ini bukan hanya menjaga daya beli pengemudi di tengah fluktuasi harga BBM dan suku bunga kredit, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi berbasis aplikasi.
Dari sisi makro, insentif pajak berpotensi menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga kelas menengah bawah yang banyak terserap di sektor ini.
Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada mekanisme penerapan: apakah benar-benar tepat sasaran kepada pengemudi aktif, serta bagaimana pengawasan dilakukan agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal memberikan insentif pajak untuk pengemudi ojek online (ojol) dan angkutan sewa khusus (ASK).
âAda berita gembira, insentif pajak untuk ojol 5 persen, untuk (ojol) mobil 2,5 persen,â kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat (12/9).
Rencananya, insentif khusus tersebut ditetapkan sebesar 5 persen untuk ojol motor roda dua dan 2,5 persen untuk mobil.
Kabar gembira itu disampaikan Luthfi dalam acara Sarasehan Mitra Ojol dan ASK di Gelanggang Olahraga (GOR) Jatidiri Semarang.
Ia mengatakan bahwa insentif pajak bagi ojol tersebut nantinya dianggarkan dari berbagai sumber, seperti corporate social responsibility (CSR) dan lainnya.
"Hari ini jangan berlama-lama, masyarakat sudah menunggu panjenengan semua. Yang penting sembako sudah dapat. Pemerintah hadir untuk mengucapkan terima kasih, karena panjenengan ikut menciptakan ketertiban dan keamanan di Jawa Tengah," katanya.
Ia menegaskan kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut semata untuk kesejahteraan masyarakat karena keberadaan pengemudi ojek online juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Selain memberikan apresiasi, Luthfi menekankan para pengemudi ojol dan ASK punya peran penting dalam menjaga stabilitas daerah.
"Kami mohon maaf apabila selama pemerintahan masih ada yang kurang. Panjenengan semua adalah bagian dari pahlawan yang ikut membangun Jawa Tengah," katanya.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Taj Yasin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, Forkopimda, DPRD, BUMD, unsur TNI-Polri dan ribuan pengemudi ojek online.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
Pemerintah-DPR Sepakati Asumsi Makro 2027, Ekonomi RI Dihadapkan pada Tantangan Berat
-
Dampak Karhutla Waga Diminta Waspada! Kualitas Udara di Sejumlah Daerah Masuk Kategori Peringatan
-
BI Pasang Harapan Besar pada PFII, Indonesia Bidik Status Pusat Finansial Regional
-
Sambut Lima Abad Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Kegiatan Lintas Agama
-
Harga Emas Antam pada Rabu (02/9) Anjlok Rp40.000 Jadi Rp2,624 Juta/Gr
-
Lagu "Dracula" Featuring Jennie BLACKPINK Masuk 5 Teratas Billboard Hot 100
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.