Menaker: Wirausaha Inklusif Perkuat Ekonomi Disabilitas, Lansia, dan Pemuda Rentan
Rabu, 10 Sep 2025, 12:48 WIBMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan dunia kewirausahaan yang inklusif dapat memperkuat kemandirian ekonomi bagi kelompok tenaga kerja (naker) khusus, seperti penyandang disabilitas, lansia, perempuan rentan, dan pemuda rentan.
âKewirausahaan tidak hanya memberi peluang bagi pelakunya, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat. Satu wirausaha sukses berdiri, dampaknya berlipat ganda menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong pertumbuhan nasional,â ujar Yassierli dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemnaker mengembangkan program kewirausahaan berbasis ekosistem terintegrasi. Program ini meliputi pelatihan, pendampingan usaha, pencocokan bisnis (business matching), hingga memberikan fasilitas akses permodalan dan pasar.
Lebih lanjut, Menaker mengatakan upaya ini juga sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari 4,82 persen menjadi 4,76 persen pada Februari 2025.
Selain itu, Yassierli mengatakan Kemnaker juga memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar dapat memperluas akses informasi lowongan kerja, menghadirkan data pasar kerja yang lebih akurat, serta meningkatkan efektivitas penempatan tenaga kerja.
âProgram ini hanya akan berhasil jika semua pihak bersinergi, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat,â kata Menaker.
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta dan PKK) Darmawansyah mengatakan pemerintah berkomitmen menciptakan perluasan kesempatan kerja yang inklusif dan berkelanjutan melalui program pelatihan.
Hal ini pun, kata dia lagi, didukung oleh pemerintah kota dan daerah yang terus mendampingi, memantau, dan mengevaluasi agar para alumni pelatihan tumbuh menjadi pengusaha sukses di masa depan.
âMelalui pelatihan kewirausahaan ini, kami memberdayakan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, perempuan, dan pemuda, untuk menciptakan kemandirian ekonomi melalui wirausaha,â kata Darmawansyah.
- Menaker Yassierli
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Gubernur Kalsel Sebut Try Out SNBT Perkuat Mental Peserta
-
Titik Balik Amazon: Penurunan Laju Kerusakan Hutan Memberi Napas Baru bagi Bumi
-
Liga Prancis: Ousmane Dembele Borong Dua Gol, Paris Saint-Germain Benamkan Marseille 5-0
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Insentif Baru untuk Dongkrak Pasar Modal
-
Anggaran JKN Melejit, Peserta PBPU Pekanbaru Tembus 305 Ribu
-
Souza Pasang Badan, Pelatih Persija Dukung Protes Borneo FC Soal Larangan Latihan di JIS: Ini Penting
-
Baterai Jadi Jantung Transisi EBT, Namun Sorotan Tertuju pada Dampak Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.