Gubernur Luthfi: Sido Muncul Jadi Simbol Investasi Modern Ramah Lingkungan di Jateng

Rabu, 10 Sep 2025, 17:05 WIB

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengungkapkan rasa kagum dan bangganya terhadap keberadaan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Menurutnya, perusahaan jamu legendaris yang kini mendunia itu mampu menjadi contoh nyata bagaimana investasi di Jateng dapat berjalan selaras antara teknologi modern, padat karya, dan kepedulian lingkungan.

“Saya kagum sekaligus bangga, di Jateng berdiri pabrik jamu sebesar Sido Muncul. Tidak hanya dikenal di regional dan nasional, tapi sudah menembus pasar internasional,” ujar Luthfi saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik Sido Muncul, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/9).

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, melakukan penanaman pohon saat berkunjung ke Pabrik Sido Muncul di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/9). — Sumber: koran jakarta/dok

Gubernur menegaskan, keberadaan Sido Muncul memberi dampak besar bagi perekonomian daerah sekaligus penyerapan tenaga kerja.

“Jawa Tengah punya sumber daya manusia yang kompetitif. Di sini kita lihat perpaduan padat karya dengan teknologi modern yang sangat baik. Tenaga manusia tetap dibutuhkan, sehingga investasi ini memberi manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan, Pemprov Jateng berkomitmen menjaga iklim investasi yang sehat, ramah lingkungan, dan patuh hukum.

“Kami akan terus melakukan pendampingan lewat dinas tenaga kerja, lingkungan hidup, dan pengawasan lainnya, agar perusahaan berjalan tanpa komplain dan taat aturan. Semoga kunjungan ini menjadi daya ungkit bagi investor lain untuk menanamkan modal di Jawa Tengah,” tambah dia.

Direktur PT Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jateng. Ia berharap pemerintah terus memberi bimbingan agar perusahaan semakin tertib dalam aspek lingkungan dan perizinan.

“Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan menjaga perusahaan tetap sehat serta sesuai aturan. Kami juga berharap perhatian terhadap Rawa Pening dan pengembangan Bandara Ahmad Yani, karena Semarang punya potensi besar sebagai gerbang wisata,” ucapnya.

Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Aini, dan Dandim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes. Acara ditutup dengan ramah tamah bersama jajaran direksi dan karyawan, diiringi penyajian hidangan tempo dulu yang sudah melegenda lebih dari setengah abad.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.