Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Purbaya Diharapkan Pertajam Efisiensi dan Cegah Kebocoran Anggaran

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 01:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Menkeu Purbaya Diharapkan Pertajam Efisiensi dan Cegah Kebocoran Anggaran Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) disambut oleh Wakil Menteri Keuangan Thomas A. M. Djiwandono (kedua dari kiri), Anggito Abimanyu (kiri) dan Suahasil Nazara (ketiga dari kiri).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelum dipercaya sebagai bendahara negara, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 3 September 2020. 

Purbaya, teknokrat ekonomi kelahiran Bogor pada 1966 diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level yang lebih tinggi sebagaimana yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya dalam keterangannya kepada wartawan usai dilantik mengatakan akan mengoptimalkan semua instrumen yang ada di Kementerian Keuangan agar bisa terakselerasi secara optimal.

“Sekarang kan ekonomi sedang agak melambat. Kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan akan kita perbaiki. Jadi itu enggak terlalu sulit memperbaikinya. Tapi Anda lihat nanti, mungkin dua bulan-tiga bulan dari sekarang, Indonesia kelihatan cerah lagi,” kata Purbaya usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).

Menkeu yang meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Master of Science (MSc) serta Doktor (PhD) bidang ekonomi moneter dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat (AS) itu mengakui arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sebagai tantangan besar. Target 8 persen sebut Purbaya sebagai tantangan besar, tetapi tetap bisa dikejar secara bertahap.

Ekonom yang sekaligus Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Center For Policy Studies Piter Abdullah menyatakan sosok Purbaya Yudhi Sadewa memiliki kapabilitas mumpuni.

Dengan kapabilitas tersebut, Menkeu baru harus membuktikan dengan terobosan kebijakan yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya. “Itu yang harus ditunjukkan olehnya dengan terobosan kebijakan yang lebih baik,” kata Piter.

Apalagi, reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo kali ini terjadi di tengah berbagai tuntutan masyarakat pasca demo besar yang lalu. Efektifitas dari perombakan kabinet tersebut akan dipengaruhi sejauh mana kepemimpinan baru sejalan dengan tuntutan tersebut.

Sementara itu, Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda menilai pergantian Menkeu berdampak positif terhadap pembaruan kebijakan fiskal, terutama kinerja perpajakan dan kesehatan fiskal.

“Kami melihat semakin banyak kebijakan fiskal yang melenceng dari tujuan UUD 1945, termasuk alokasi anggaran pendidikan,” ungkap Huda.

Dia pun berharap Menkeu baru harus menyelesaikan permasalahan kebijakan fiskal nasional yang sudah melenceng seperti perbaikan kebijakan perpajakan yang kurang memerhatikan daya beli kelompik kelas menengah. Begitu juga dengan evaluasi insentif fiskal yang diterapkan Pemerintah kepada pengusaha.

20250909010540_Capture.JPG

Tugas Berat

Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, mengatakan, dalam kondisi APBN yang rawan defisit dan utang yang besar, menteri keuangan memikul tugas yang sangat berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.