Pemprov Kaltim Tetapkan Lima Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2026

Senin, 08 Sep 2025, 21:13 WIB

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menetapkan lima prioritas utama pembangunan daerah dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026 yang disepakati bersama DPRD Kaltim dengan anggaran total anggaran sebesar Rp21,35 Triliun.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji di Samarinda, Senin (08/9), mengungkapkan bahwa lima prioritas tersebut meliputi bantuan keuangan kepada kabupaten dan kota, optimalisasi APBD, pelaksanaan program unggulan, penguatan ketahanan pangan, hingga percepatan transformasi digital.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat menghadiri rapat paripurna ke-34 yang digelar di Gedung Utama DPRD Kaltim, Senin (8/9/2025, membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. — Sumber: ANTARA

" Dokumen ini menjadi landasan utama penyusunan RAPBD 2026 yang menargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi, penguatan layanan publik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Wagub Seno Aji.

Ia menjelaskan untuk program prioritas pertama yakni bantuan keuangan terarah untuk kabupaten/kota yang akan difokuskan memperkuat sinergi pembangunan antar wilayah termasuk infrastruktur dasar, pelayanan publik dan program strategis daerah.

Kedua, optimalisasi APBD melalui efisiensi belanja, peningkatan kualitas belanja modal, serta penguatan pendapatan daerah.

“APBD harus menjadi instrumen pembangunan yang adaptif dan inklusif,” tegas Seno Aji.

Ketiga, Pelaksanaan Program unggulan Gratispol dan Jospol. Pemerintah melanjutkan program seperti sekolah gratis hingga jenjang S3, layanan kesehatan gratis, pencegahan stunting, penyediaan internet desa gratis, serta dukungan rumah murah. Pemprov juga mendorong penguatan UMKM, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, hingga revitalisasi Sungai Mahakam menjadi langkah strategis.

Kemudian,keempat Penguatan Ketahanan Pangan Berkelanjutan dengan memberdayakan petani dan nelayan, membangun infrastruktur pertanian, serta memperkuat cadangan pangan daerah untuk mewujudkan kemandirian pangan masyarakat.

Lanjut, Kelima Percepatan Transformasi Digital melalui perluasan digitalisasi di sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, dan pemerintahan. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) akan diperkuat guna menciptakan birokrasi yang lebih cepat, transparan dan modern.

Dalam kesepakatan KUA-PPAS ini menetapkan pendapatan daerah sebesar Rp20,45 triliun, yang terdiri dari PAD Rp10,75 triliun, pendapatan transfer Rp9,33 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp362,03 miliar. Belanja daerah diarahkan pada belanja operasi Rp10,99 triliun, belanja modal Rp3,11 triliun, belanja tidak terduga Rp70,21 miliar dan belanja transfer Rp7,17 triliun.

Menurut Seno Aji, KUA-PPAS 2026 bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi roadmap pembangunan Kaltim lima tahun ke depan yang berorientasi pada efisiensi, efektivitas dan keberlanjutan.

“Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi manfaat untuk masyarakat. Dengan strategi yang tepat, kita optimis Kaltim bisa menjadi pusat pertumbuhan yang maju dan berkelanjutan,” jelas Seno Aji.

  • Pemprov Kaltim

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.