Lestari Moerdijat: Perlu Data Tunggal yang Valid terkait Penyandang Disabilitas di Tanah Air
Senin, 08 Sep 2025, 20:10 WIBJAKARTA - Dibutuhkan ketersediaan satu data valid yang dapat diakses secara bersama untuk mewujudkan kebijakan dan program pembangunan yang tepat bagi penyandang disabilitas di Tanah Air.
âDibutuhkan program pembangunan dengan pijakan yang kuat dan terukur bagi para penyandang disabilitas, sehingga dibutuhkan data yang benar-benar valid dan dapat diakses semua pihak,â kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/9).
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Srihastuti Sulistyaningrum, pekan lalu, mengungkapkan, data penyandang disabilitas masih tersebar di berbagai kementerian menyebabkan program inklusi disabilitas tidak tepat sasaran.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada 2024 tercatat lebih dari 17,8 juta warga Indonesia adalah penyandang disabilitas.
Sepertiga dari jumlah penyandang disabilitas tersebut belum menamatkan pendidikan dasar. Selain itu, partisipasi kerja penyandang disabilitas di Tanah Air hanya 23,94 persen.
Menurut Lestari, berbagai upaya untuk mewujudkan data tunggal yang benar-benar valid bagi penyandang disabilitas harus segera dilakukan.
Proses mewujudkan data tunggal terkait disabilitas dalam skala nasional, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mendapat dukungan semua pihak terkait, baik pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, juga masyarakat.
Ditegaskan Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, dalam merealisasikan data tunggal nasional tidak semata pencatatan administrasi, lebih dari itu juga mengidentifikasi kebutuhan penyandang disabilitas yang beragam.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap, upaya untuk mewujudkan data tunggal yang valid berskala nasional terkait disabilitas, mulai dari perencanaan, dukungan dana, hingga eksekusi pendataan di lapangan, dapat dipersiapkan secara matang.
Agar, ujar Rerie, data yang dihasilkan kelak benar-benar valid dan mencerminkan kondisi para penyandang disabilitas di tanah air yang diharapkan bisa menjadi landasan yang kuat untuk mewujudkan program pembangunan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas di Tanah Air.
- Penyandang Disabilitas
- program pembangunan
- Lestari Moerdijat
- Satu Data Valid
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Iran Bebaskan Biaya Melintas di Selat Hormuz Selama 60 Hari
-
Tingkat Kriminal Sangat Parah, Warga Merasa Tidak Aman Tinggal di Jakarta Barat
-
KAI Daop 7: 45.999 orang gunakan KA saat libur Kenaikan Isa Almasih
-
Peneliti Ungkap Perubahan Iklim Timbulkan Tekanan Ekonomi ke Kelompok Rentan
-
20 Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di Malang Didorong Naik Kelas
-
Kasus Tembus 1.000! China Kirim Pasukan Medis Tempur Hadapi Horor Ebola di Kongo
-
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Resmi Bergulir, Hadirkan Pebulutangkis Senior dari 14 Negara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.